Teknologi Alarm Penyelamat Tambak Cilacap

lahatsatu.com – Warga pesisir di Dusun Bondan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kini tidak perlu lagi merasa cemas setiap kali air laut pasang. Ketakutan akan gagal

Agus sujarwo

Teknologi Alarm Penyelamat Tambak Cilacap

lahatsatu.com – Warga pesisir di Dusun Bondan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kini tidak perlu lagi merasa cemas setiap kali air laut pasang. Ketakutan akan gagal panen akibat terjangan banjir rob yang kerap datang tiba-tiba, perlahan mulai terkikis berkat hadirnya sebuah inovasi teknologi peringatan dini yang sangat krusial bagi ekonomi lokal.

PT Pertamina (Persero) melalui langkah nyata dalam pemberdayaan masyarakat, telah memasang fasilitas Early Warning System Rob Flood (EWSRF). Teknologi ini berupa sistem alarm atau sirene peringatan dini yang dirancang khusus untuk memberikan sinyal kepada warga sebelum banjir rob menerjang pemukiman dan area tambak mereka.

Teknologi Alarm Penyelamat Tambak Cilacap
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kehadiran teknologi ini bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi penyelamat mata pencaharian utama masyarakat setempat. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pertamina, penggunaan sistem peringatan dini ini terbukti sangat efektif. Tercatat, tingkat keberhasilan dalam melindungi hasil tambak warga mencapai angka yang sangat signifikan, yakni hingga 80 persen.

Perwira Pertamina Subholding Downstream, Sunaryo Adi Putra, menjelaskan bahwa program ini merupakan respons langsung atas aspirasi dan kebutuhan mendesak dari masyarakat setempat. Menurutnya, sistem ini bekerja dengan memberikan peringatan suara sebelum air laut masuk ke daratan, sehingga warga memiliki waktu yang cukup untuk melakukan langkah antisipasi.

"Ini adalah program yang muncul dari kebutuhan warga. Di wilayah tersebut, banjir rob memang menjadi ancaman yang cukup rutin. Jadi, sebelum air banjir datang, sirene ini akan berbunyi untuk mengingatkan warga agar segera melakukan evakuasi atau pengamanan aset," ujar Sunaryo dalam sebuah diskusi di Jakarta.

Dampak nyata dari teknologi ini dirasakan langsung oleh para petambak. Mohammad Jamaludin, seorang penggerak masyarakat atau local hero dari Dusun Bondan, menceritakan masa-masa sulit sebelum alat ini tersedia. Dahulu, bencana banjir rob sering kali datang tanpa peringatan, yang mengakibatkan ikan-ikan di tambak hanyut terbawa arus air laut.

"Alarm ini lahir dari keresahan kami karena seringnya gagal panen. Kami sangat membutuhkan sistem yang bisa memberikan peringatan kepada warga bahwa banjir akan segera datang," ungkap Jamaludin.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya sirene tersebut, masyarakat kini memiliki kesiapan mental dan teknis. Ketika alarm berbunyi, warga bisa segera menutup pintu-pintu tambak atau mengamankan hasil panen mereka. Hal ini secara otomatis meminimalisir kerugian materi yang selama ini menghantui para petambak.

"Dulu, kalau banjir datang, tambak langsung terendam dan ikannya bubar. Sekarang, dengan adanya alat ini, warga bisa bersiap-siap lebih awal. Hasil panen pun jadi lebih aman dan bisa dipertahankan," pungkasnya dengan nada optimis. Inovasi ini menjadi bukti bagaimana sentuhan teknologi tepat guna dapat mengubah ketidakpastian menjadi ketahanan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar