Strategi Baru Bank Digital dan Pinjol Genjot Kredit

lahatsatu.com – Lanskap industri keuangan di Indonesia tengah mengalami transformasi besar seiring dengan masifnya penggunaan layanan pembiayaan berbasis digital. Saat ini, masyarakat memiliki beragam opsi

Agus sujarwo

Strategi Baru Bank Digital dan Pinjol Genjot Kredit

lahatsatu.com – Lanskap industri keuangan di Indonesia tengah mengalami transformasi besar seiring dengan masifnya penggunaan layanan pembiayaan berbasis digital. Saat ini, masyarakat memiliki beragam opsi untuk mendapatkan akses kredit, mulai dari layanan perbankan digital hingga platform pinjaman daring (pindar). Fenomena ini memicu lahirnya tren kolaborasi strategis antara institusi perbankan dan perusahaan teknologi finansial guna memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga kualitas penyaluran dana.

Salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ini dilakukan oleh Krom Bank. Melalui pengembangan jaringan mitra channeling, bank digital ini berupaya mengakselerasi pertumbuhan kreditnya secara lebih selektif dan terukur. Strategi ini bukan sekadar mengejar volume, melainkan mencari keseimbangan antara ekspansi bisnis dan manajemen risiko yang ketat.

Strategi Baru Bank Digital dan Pinjol Genjot Kredit
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, mengungkapkan bahwa kemitraan dengan perusahaan teknologi finansial, seperti Easycash, merupakan bagian integral dari strategi pertumbuhan perusahaan. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing pihak. Bank membawa kekuatan modal dan regulasi, sementara perusahaan teknologi finansial membawa fleksibilitas serta jangkauan teknologi.

"Kami melihat peluang besar untuk memperluas layanan pembiayaan dengan tetap mengedepankan kualitas aset dan prinsip kehati-hatian. Kemitraan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kredit Krom Bank secara sehat dan berkelanjutan," jelas Anton.

Keberhasilan strategi ini terlihat dari performa keuangan Krom Bank yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan keuangan per Agustus 2026, total kredit yang disalurkan Krom Bank telah menembus angka Rp11,59 triliun. Angka ini mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 50,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang berada di level Rp7,7 triliun. Pertumbuhan pesat ini menjadi bukti bahwa skema kemitraan mampu menjadi mesin penggerak bisnis yang efektif.

Di sisi lain, Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, menekankan bahwa sinergi antara bank dan penyelenggara pindar memungkinkan pemanfaatan kapabilitas yang saling melengkapi. Easycash berperan dalam menyediakan pengalaman layanan pendanaan digital yang mumpuni, termasuk penggunaan teknologi canggih untuk proses verifikasi dan penilaian kelayakan nasabah.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung penyaluran dana kepada masyarakat secara optimal, namun tetap memperhatikan kemampuan bayar, tata kelola yang baik, serta perlindungan konsumen," tutur Nucky.

Sejak berdiri pada 2017 hingga September 2026, Easycash telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap inklusi keuangan nasional dengan total penyaluran dana akumulatif mencapai Rp103,23 triliun. Dalam skema loan channeling ini, Krom Bank bertindak sebagai penyedia fasilitas kredit, sementara Easycash mengelola operasional penyaluran melalui platform digitalnya.

Untuk menjaga keamanan dan akurasi, Easycash mengandalkan teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Machine Learning (ML). Teknologi ini digunakan dalam proses electronic Know Your Customer (e-KYC) serta penilaian profil risiko calon debitur guna meminimalisir kredit bermasalah. Dengan integrasi teknologi dan pengawasan ketat, diharapkan akses keuangan digital di Indonesia semakin luas namun tetap aman bagi seluruh pihak.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar