lahatsatu.com – Fenomena perubahan perilaku belanja masyarakat Indonesia kini tengah menjadi sorotan. Di tengah tren masyarakat yang semakin selektif dan cenderung melakukan penghematan dalam pengeluaran rumah tangga, muncul sebuah anomali menarik di sektor ritel. Alih-alih mengalami penurunan, salah satu pemain besar ritel perlengkapan rumah tangga, MR.D.I.Y. Indonesia, justru mencatatkan performa keuangan yang sangat impresif.
Berdasarkan data kinerja terbaru, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) selaku pengelola MR.D.I.Y. di tanah air, berhasil membukukan pendapatan fantastis sebesar Rp 7,2 triliun sepanjang periode Januari hingga September 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 24,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Lonjakan pendapatan ini didorong oleh aktivitas belanja masyarakat yang terus meningkat, di mana jumlah transaksi pelanggan di gerai-gerai mereka naik sebesar 23,3%.

Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari sisi pendapatan saja. Laba kotor perusahaan juga merangkak naik 15,1% menjadi Rp 3.686,2 miliar. Sementara itu, laba bersih setelah pajak tercatat tumbuh 12,9% dengan total mencapai Rp 894,3 miliar. Pencapaian ini membuktikan bahwa strategi bisnis yang berfokus pada efisiensi dan kedekatan dengan konsumen mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengungkapkan bahwa kunci utama kesuksesan mereka terletak pada pemahaman terhadap psikologi konsumen saat ini. Menurutnya, masyarakat Indonesia kini jauh lebih cerdas dan teliti dalam mengelola setiap rupiah yang mereka miliki. Mereka cenderung mencari tempat belanja yang tidak hanya menawarkan harga murah, tetapi juga kelengkapan produk dan aksesibilitas yang mudah.
"Pelanggan kini beralih mencari nilai terbaik untuk kebutuhan harian mereka. Kami hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, dan kami sangat menghargai kepercayaan keluarga-keluarga di Indonesia yang menjadikan kami sebagai pilihan utama," ujar Edwin. Ia menambahkan bahwa misi perusahaan tetap konsisten, yakni menghadirkan toko yang lebih dekat dengan pemukiman warga dengan produk yang relevan dan harga yang tetap ramah di kantong.
Ekspansi masif menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ini. Sepanjang kuartal ketiga tahun 2026, MR.D.I.Y. telah membuka 72 toko baru. Jika diakumulasikan, perusahaan telah membuka 202 toko sepanjang tahun ini, atau mencapai 75% dari target awal sebanyak 270 toko. Saat ini, jaringan ritel tersebut telah menjangkau 1.416 toko di seluruh pelosok Indonesia.
Untuk mendukung strategi "Hemat, Lengkap, dan Dekat", setiap gerai menyediakan lebih dari 18.000 jenis produk yang terbagi dalam 10 kategori berbeda, mulai dari alat tulis, perlengkapan dapur, hingga kosmetik. Keberagaman ini memungkinkan konsumen untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam satu kali kunjungan.
Di sisi lain, Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, menekankan pentingnya disiplin pengelolaan biaya operasional. Menurutnya, efisiensi biaya dan sistem logistik yang terintegrasi menjadi rahasia di balik kemampuan perusahaan menjaga harga tetap kompetitif. Dengan pusat distribusi yang kuat, perusahaan dapat memastikan ketersediaan stok barang di setiap toko secara optimal.
Selain memberikan keuntungan bagi pemegang saham, pertumbuhan MR.D.I.Y. juga memberikan dampak sosial yang nyata. Perusahaan saat ini telah mempekerjakan lebih dari 13.000 karyawan di seluruh Indonesia. Ekspansi toko yang agresif juga membuka lebih dari 1.000 lapangan kerja baru sepanjang tahun 2026, sekaligus memberikan peluang bagi para pemasok lokal untuk terus tumbuh bersama perusahaan.




