Misteri Perahu Menteri PU Mogok di Kali Angke

lahatsatu.com – Upaya meninjau langsung kondisi infrastruktur air di lapangan justru berujung pada kejadian yang tidak terduga. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengalami kendala

Agus sujarwo

Misteri Perahu Menteri PU Mogok di Kali Angke

lahatsatu.com – Upaya meninjau langsung kondisi infrastruktur air di lapangan justru berujung pada kejadian yang tidak terduga. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengalami kendala teknis saat melakukan penelusuran aliran Kali Angke untuk memantau potensi banjir. Perahu karet yang ditumpangi rombongan menteri tersebut dilaporkan mengalami mogok berkali-kali di tengah perjalanan.

Insiden ini terjadi saat rombongan memulai penyisiran dari kawasan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Jumat sore (30/10/2026). Agenda ini bertujuan untuk melihat secara mendalam kondisi aliran air, kondisi tanggul, hingga vegetasi di sepanjang bantaran sungai yang berisiko menghambat laju air.

Misteri Perahu Menteri PU Mogok di Kali Angke
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penyebab utama mogoknya perahu tersebut ternyata bukan karena kerusakan mesin, melainkan kondisi sungai yang sangat memprihatinkan. Baling-baling mesin perahu karet berkali-kali tersangkut oleh tumpukan sampah yang menggenang di dasar sungai. Tidak hanya perahu menteri, perahu yang digunakan oleh awak media pun mengalami nasib serupa, di mana mesin seringkali terhenti akibat terlilit limbah domestik.

Selain masalah sampah, pendangkalan sungai menjadi kendala serius lainnya. Selama perjalanan, baling-baling perahu seringkali tersentak keras karena menghantam dasar sungai yang sudah sangat dangkal. Hal ini memaksa rombongan untuk lebih banyak mengandalkan arus alami sungai agar perahu tetap bisa bergerak maju, alih-alih mengandalkan tenaga mesin sepenuhnya.

Dalam peninjauan lapangan ini, Menteri Dody tidak sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Walikota Tangerang Sachrudin, serta Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja. Kehadiran para pejabat ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik penyempitan aliran air dan pendangkalan yang menjadi pemicu utama banjir di wilayah tersebut.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 27 menit, rombongan sempat menepi di kawasan Pondok Bahar, Karang Tengah, untuk berdialog dengan warga setempat. Namun, tantangan semakin berat saat perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Jalur sungai dari Pondok Bahar menuju Bendungan Polor terpantau jauh lebih dangkal dibandingkan titik sebelumnya.

Kondisi ekstrem ini menjadi bukti nyata bahwa Kali Angke memerlukan penanganan infrastruktur yang mendesak. Melalui peninjauan langsung ini, Kementerian PU diharapkan dapat merumuskan langkah strategis, mulai dari normalisasi sungai, pengerukan sedimen, hingga pembersihan sampah secara masif, guna memastikan aliran air lancar dan risiko banjir bagi pemukiman warga di sekitar bantaran dapat diminimalisir.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar