Prabowo Sentil Gaduh Pemilu Kapan Rakyat Makmur

lahatsatu.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tajam mengenai dinamika politik pasca-pemilihan umum. Ia menyoroti kebiasaan "gaduh" yang sering terjadi, menegaskan bahwa kondisi tersebut

Agus sujarwo

Prabowo Sentil Gaduh Pemilu Kapan Rakyat Makmur

lahatsatu.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tajam mengenai dinamika politik pasca-pemilihan umum. Ia menyoroti kebiasaan "gaduh" yang sering terjadi, menegaskan bahwa kondisi tersebut justru menghambat laju kemajuan bangsa Indonesia. Menurutnya, kericuhan yang terus-menerus muncul setelah kontestasi demokrasi tidak akan membawa Indonesia menuju arah yang lebih baik.

Dalam sebuah acara kebangsaan yang disiarkan melalui kanal resmi Sekretariat Presiden baru-baru ini, Prabowo menekankan bahwa menang atau kalah dalam sebuah pemilihan adalah konsekuensi logis dari sistem demokrasi yang dianut. Ia memahami betul rasa kecewa yang mungkin dirasakan pihak yang tidak berhasil, mengingat dirinya sendiri pernah empat kali merasakan pahitnya kekalahan dalam ajang pemilu.

Prabowo Sentil Gaduh Pemilu Kapan Rakyat Makmur
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kedaulatan rakyat terwujud dalam demokrasi, dan demokrasi terwujud melalui pemilihan. Kita mungkin tidak selalu puas, namun apa alternatifnya? Apakah kita ingin terus-menerus gaduh setiap kali pemilihan usai? Yang kalah terus-menerus ribut. Kapan kita akan benar-benar fokus pada kesejahteraan rakyat?" tanya Prabowo dengan nada retoris, menggugah para hadirin.

Prabowo menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban setiap pemimpin dan kaum cendekiawan untuk mengerahkan seluruh kapasitas dan kepintaran mereka demi menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat. Seluruh potensi tersebut, lanjutnya, harus didedikasikan untuk membantu masyarakat Indonesia, terutama golongan yang paling rentan dan membutuhkan, agar dapat mencapai kehidupan yang lebih sejahtera.

Ia juga menantang pandangan yang mungkin berbeda. "Jika ada yang berpendapat bahwa kericuhan, kerusuhan, tindakan anarki, penyebaran kebencian, permusuhan, atau saling caci maki itu produktif, sementara di sisi lain negara-negara lain bergerak maju menuju terob

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar