Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersiap meluncurkan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada bulan ini. Program ini digadang-gadang menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya meningkatkan perekonomian desa dan menciptakan lapangan kerja secara masif.
Menurut data dari Kantor Komunikasi Kepresidenan, Kopdes Merah Putih menargetkan pembentukan 80.400 koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia. Diharapkan, inisiatif ini mampu menyerap hingga 2 juta tenaga kerja di berbagai wilayah.

Sebagai langkah awal, 92 koperasi percontohan di 38 provinsi dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Juli 2025. Kopdes Merah Putih dirancang untuk memajukan ekonomi desa, mengentaskan kemiskinan, mengurangi urbanisasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.
"Pemerintah bergerak cepat untuk pembangunan dan pemerataan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," demikian pernyataan resmi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Program ini selaras dengan Asta Cita Prabowo, khususnya poin keenam yang menekankan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. Lahatsatu mencatat, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi dari tingkat desa, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional secara keseluruhan.




