Jasa Marga Cetak Laba Rp 1,9 Triliun di Semester Pertama 2025, Naik 7,1 Persen

Jakarta, Lahatsatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang solid di semester pertama tahun 2025. Perusahaan jalan tol ini berhasil membukukan laba

Agus sujarwo

Jasa Marga Cetak Laba Rp 1,9 Triliun di Semester Pertama 2025, Naik 7,1 Persen

Jakarta, Lahatsatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang solid di semester pertama tahun 2025. Perusahaan jalan tol ini berhasil membukukan laba inti sebesar Rp 1,9 triliun, meningkat 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan usaha di luar konstruksi dan EBITDA sebesar 4,1%. Selain itu, efisiensi biaya keuangan juga menjadi faktor pendorong, dengan penurunan sebesar 20,4% secara konsolidasi.

Jasa Marga Cetak Laba Rp 1,9 Triliun di Semester Pertama 2025, Naik 7,1 Persen
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Hal ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam menerapkan strategi pengendalian beban usaha serta fokus pada optimalisasi efisiensi dan efektivitas operasional, yang secara keseluruhan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja keuangan Perseroan," ujar Rivan dalam Public Expose Live 2025 yang diselenggarakan PT Bursa Efek Indonesia.

Jasa Marga saat ini menguasai 42% pangsa pasar jalan tol di Indonesia, dengan total panjang jalan tol operasional mencapai 1.294 km dan total konsesi 1.736 km. Perusahaan juga tengah fokus pada penyelesaian lima proyek jalan tol, yaitu Jakarta-Cikampek II Selatan, Akses Patimban, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, dan Probolinggo-Banyuwangi. Bahkan, pada 6 Agustus 2025, Jasa Marga telah mengoperasikan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo segmen Klaten-Prambanan sepanjang 7,85 km.

Selain pembangunan jalan tol baru, Jasa Marga juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui anak usahanya, PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO) dan PT Jasa Marga Toll Road Maintenance (JMTM). JMTO menyediakan layanan pengoperasian untuk 1.481 km jalan tol, sementara JMTM menyediakan layanan preservasi untuk 1.160 km jalan tol, tidak hanya untuk jalan tol Jasa Marga Group, namun juga mengelola jalan tol lainnya.

Di lini bisnis lainnya, PT Jasa Marga Related Business (JMRB) mengembangkan kawasan terpadu yang mengintegrasikan hub transportasi umum, rumah sakit, dan kawasan komersial melalui pembangunan Travoy Hub tahap 2 dan 3 yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025.

Jasa Marga juga terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol melalui pengembangan Intelligent Transport System (ITS) dan aplikasi Jasamarga Integrated Digital Map (JID). Indeks Kepuasan Pelanggan Jasa Marga pada tahun 2024 mencapai 5,04 dari skala 6, masuk dalam kategori ‘puas’.

Dalam hal keberlanjutan, Jasa Marga terus meningkatkan implementasi Environmental, Social and Governance (ESG) di setiap lini bisnisnya, termasuk sertifikasi Green Toll Road Indonesia, penggunaan kendaraan listrik, pengolahan sampah terpadu, dan pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Dengan berbagai inisiatif strategis, Jasa Marga optimis dapat mencapai target pertumbuhan kinerja dan menjaga kesehatan finansial perusahaan secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2025.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1