Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan sinyal positif dengan kembali menguat di awal perdagangan hari ini, Rabu (10/9/2025), setelah mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir. Pada pembukaan pasar, IHSG berada di kisaran 7.600-an dan terus bergerak naik.
Berdasarkan data dari RTI, pada pukul 09.10 WIB, IHSG dibuka menguat signifikan sebesar 0,73% atau 56,02 poin, mencapai level 7.684,63. Pergerakan indeks terpantau fluktuatif, dengan level tertinggi di 7.689,78 dan level terendah di 7.661,28.

Sentimen pasar sempat tertekan menyusul perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto, termasuk penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Reaksi pasar terhadap perubahan ini sempat memicu pelemahan IHSG.
Pagi ini, mayoritas saham menunjukkan tren positif. Tercatat 320 saham mengalami kenaikan harga, sementara 185 saham melemah, dan 155 saham stagnan. Volume transaksi mencapai 2,60 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,93 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 191.304 kali.
Secara kumulatif, dalam sepekan terakhir IHSG masih mencatatkan pelemahan sebesar 1,51%. Namun, dalam periode yang lebih panjang, indeks menunjukkan performa yang solid, dengan kenaikan 1,02% dalam sebulan, 8,70% dalam tiga bulan, 15,75% dalam enam bulan, 8,53% secara year-to-date (YTD), dan 8,84% dalam setahun.
Sebelumnya, IHSG sempat tertekan hingga 1,28% ke level 7.766,84 setelah pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu pada Senin (8/9/2025). Pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (9/9/2025), IHSG juga melemah 1,66% ke level 7.638,25, meskipun sempat menguat tipis di awal sesi. Pada hari yang sama, IHSG ditutup pada level 7.628, atau melemah 138 poin (1,78%).
Perkembangan ini menjadi perhatian pelaku pasar, yang terus memantau sentimen dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan IHSG di masa mendatang.




