Jakarta, Lahatsatu.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengumumkan pencapaian laba bersih konsolidasi sebesar Rp 56,3 triliun untuk tahun buku 2025. Angka ini menjadi rekor tersendiri bagi Bank Mandiri, menunjukkan kinerja yang solid dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (5/2/2026), mengungkapkan bahwa capaian positif ini tidak hanya didorong oleh ekspansi bisnis semata, melainkan juga oleh pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

"Kinerja ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang fokus pada penyaluran kredit yang sehat, pembiayaan produktif di sektor-sektor prioritas, serta pengelolaan risiko yang prudent," ujar Riduan.
Hingga akhir Desember 2025, total aset Bank Mandiri tercatat meningkat signifikan sebesar 18,7% secara year-on-year (yoy), melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid sebesar 23,9% yoy, mencapai Rp 2.106 triliun. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan nasabah terhadap Bank Mandiri.
Selain itu, Bank Mandiri juga berhasil menjaga kualitas aset dengan baik. Rasio kredit bermasalah (NPL) Bank Mandiri berada pada level yang rendah, yaitu 0,96%, menunjukkan efektivitas manajemen risiko yang diterapkan oleh perseroan.




