Bank Mandiri Cetak Rekor Laba Rp 56,3 Triliun di Tahun 2025

Jakarta, Lahatsatu.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan pencapaian gemilang dengan membukukan laba konsolidasi sebesar Rp 56,3 triliun sepanjang tahun 2025. Direktur Utama

Agus sujarwo

Bank Mandiri Cetak Rekor Laba Rp 56,3 Triliun di Tahun 2025

Jakarta, Lahatsatu.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan pencapaian gemilang dengan membukukan laba konsolidasi sebesar Rp 56,3 triliun sepanjang tahun 2025. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan bahwa angka ini menunjukkan pertumbuhan positif yang sehat dan berkelanjutan.

"Kinerja ini bukan hanya sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga cerminan sinergi antara kontribusi kepada negara, dukungan kepada UMKM, dan penguatan ekosistem ekonomi nasional," ujar Riduan dalam laporan keuangan triwulan IV-2025, Kamis (5/2/2026).

Bank Mandiri Cetak Rekor Laba Rp 56,3 Triliun di Tahun 2025
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Total aset Bank Mandiri mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 18,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang sehat, dengan pertumbuhan double digit yang mendukung pembiayaan sektor produktif dan prioritas.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan solid sebesar 23,9% yoy, mencapai Rp 2.106 triliun. Hal ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang kuat dan keberhasilan Bank Mandiri dalam menjaga likuiditas yang stabil.

"Pertumbuhan ini tetap diiringi dengan kualitas aset yang terjaga," imbuh Riduan. Rasio Non-Performing Loan (NPL) Bank Mandiri berada di angka 0,96%, jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional. Hal ini menunjukkan disiplin manajemen risiko dan kualitas pertumbuhan yang sehat.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Mochamad Rizaldi, menambahkan bahwa total kredit mencapai Rp 1.895 triliun secara tahunan, sementara DPK mencapai Rp 2.106 triliun. Pendapatan bunga bersih tumbuh 4,38% yoy mencapai Rp 106 triliun, dan pendapatan non-bunga tumbuh 14,5% yoy mencapai Rp 48,5 triliun. Secara keseluruhan, total pendapatan Bank Mandiri tumbuh 5,88% yoy.

Bank Mandiri berhasil menjaga kualitas aset dengan NPL sebesar 0,96% dan profitabilitas yang optimal dengan Return on Equity (ROE) sebesar 23,2%. Rasio CAR (Capital Adequacy Ratio) Bank Mandiri tercatat sebesar 20,4%, menunjukkan komitmen untuk menjaga permodalan yang kuat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1