Waspada! Penipuan QRIS Palsu Mengintai, Pedagang Diminta Lebih Teliti

Jakarta – Kemudahan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ternyata dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Bank Indonesia (BI)

Agus sujarwo

Waspada! Penipuan QRIS Palsu Mengintai, Pedagang Diminta Lebih Teliti

Jakarta – Kemudahan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ternyata dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Bank Indonesia (BI) mengimbau para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk meningkatkan kewaspadaan saat menerima pembayaran menggunakan QRIS.

Modus penipuan yang marak terjadi adalah penggunaan bukti pembayaran QRIS palsu. BI mengingatkan agar pemilik usaha selalu memeriksa notifikasi atau pemberitahuan keberhasilan transaksi sebelum menyelesaikan proses jual beli.

Waspada! Penipuan QRIS Palsu Mengintai, Pedagang Diminta Lebih Teliti
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Para pemilik UMKM harus lebih teliti sebelum menyelesaikan transaksi! Ada oknum yang memanfaatkan kelengahan dengan membayar menggunakan bukti QRIS palsu," demikian pernyataan BI melalui akun Instagram resmi mereka, Minggu (13/7/2025).

Untuk menghindari menjadi korban penipuan QRIS palsu, BI memberikan beberapa tips penting bagi para pelaku usaha:

  1. Gunakan Aplikasi Pembayaran untuk Scan QRIS: Pastikan pelanggan melakukan pemindaian QRIS menggunakan aplikasi pembayaran resmi, bukan hanya dengan kamera ponsel. Kode QRIS tidak akan terbaca dengan benar jika hanya dipindai oleh kamera.
  2. Verifikasi Nama Penerima: Sebelum mengonfirmasi pembayaran, selalu periksa nama penerima yang tertera pada aplikasi pembayaran maupun bukti pembayaran yang ditunjukkan oleh pelanggan. Pastikan nama tersebut sesuai dengan nama pemilik usaha atau nama toko.
  3. Jaga Kerahasiaan Data Pribadi: Jangan pernah memberikan informasi pribadi seperti PIN, OTP (One-Time Password), atau informasi login aplikasi pembayaran kepada siapapun. Data-data ini sangat penting untuk menjaga keamanan akun Anda.

"Jangan asal menerima hasil transaksi scan QRIS dari pelanggan! Pastikan cek ulang sebelum bertransaksi! Selalu ada saja oknum yang memanfaatkan kelengahan kita," imbau BI.

BI menegaskan bahwa secara sistem, QRIS sebenarnya aman. Namun, kewaspadaan dan kehati-hatian tetap diperlukan untuk menghindari celah yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan para pelaku usaha dapat terhindar dari penipuan QRIS palsu dan menjalankan bisnis dengan aman dan nyaman. Lahatsatu.com menghimbau agar masyarakat tetap bijak dan waspada dalam setiap transaksi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1