Jakarta – Program magang nasional yang digagas pemerintah sejak Oktober lalu terus bergulir, memberikan kesempatan emas bagi para lulusan baru untuk terjun langsung ke dunia kerja. Program magang berbayar yang telah memasuki dua gelombang ini akan kembali membuka pendaftaran pada bulan depan.
Selama enam bulan, peserta magang akan ditempatkan di berbagai perusahaan untuk mengasah keterampilan dan menambah pengalaman. Pemerintah memberikan uang saku sebagai bentuk dukungan finansial bagi para peserta.

Namun, perlu dicatat bahwa pemberian uang saku ini tidak bersifat flat. Kementerian Ketenagakerjaan melalui akun Instagram resminya, @kemnaker, menjelaskan bahwa besaran uang saku disesuaikan dengan tingkat kehadiran peserta. Artinya, uang saku dapat dipotong jika peserta tidak hadir dalam kegiatan magang.
Dengan kata lain, kedisiplinan menjadi kunci untuk mendapatkan uang saku penuh selama program magang berlangsung. Jadi, pastikan untuk selalu hadir dan mengikuti kegiatan magang dengan baik, ya!




