Tantangan Pasar Kerja: 15% Anak Muda Indonesia Menganggur

Jakarta, Lahatsatu.com – Aliansi Ekonom Indonesia menyoroti masalah serius dalam pasar kerja Indonesia, di mana penciptaan lapangan kerja berkualitas tidak seimbang dengan kebutuhan angkatan kerja.

Agus sujarwo

Tantangan Pasar Kerja: 15% Anak Muda Indonesia Menganggur

Jakarta, Lahatsatu.com – Aliansi Ekonom Indonesia menyoroti masalah serius dalam pasar kerja Indonesia, di mana penciptaan lapangan kerja berkualitas tidak seimbang dengan kebutuhan angkatan kerja. Akibatnya, jumlah pengangguran terus meningkat, terutama di kalangan generasi muda.

Menurut data yang dipaparkan Aliansi Ekonom Indonesia, kelompok usia 15-24 tahun menjadi demografi yang paling terdampak. Tingkat pengangguran di kelompok usia ini mencapai 15%, angka yang cukup mengkhawatirkan.

Tantangan Pasar Kerja: 15% Anak Muda Indonesia Menganggur
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Elan Satriawan, perwakilan Aliansi Ekonom Indonesia, menjelaskan bahwa sebagian besar lapangan kerja baru yang tercipta justru berada di sektor informal dengan upah rendah dan tanpa jaminan sosial. "Dari sekitar 14 juta lapangan pekerjaan baru yang tercipta pada periode 2018-2024, 80% ada di sektor berbasis rumah tangga, mayoritas sektor informal, dengan upah di bawah rata-rata nasional, tanpa jaminan sosial, tanpa kepastian keberlanjutan status pekerjaan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/9/2025).

Selain itu, Elan juga menyoroti masih banyak pekerja di sektor publik dan swasta yang belum memiliki asuransi kesehatan dan jaminan sosial. "Masih ada 25% pekerja di sektor publik dan 31% pekerja swasta yang bahkan belum memiliki asuransi kesehatan dan jaminan sosial lainnya," jelasnya.

Vivi Alatas, perwakilan Aliansi Ekonom Indonesia lainnya, menambahkan bahwa tingkat pengangguran usia muda tiga kali lipat lebih besar dibandingkan kelompok usia dewasa 25-34 tahun. Lebih jauh lagi, ia menyoroti adanya 25% anak muda Indonesia yang tidak produktif, tidak bekerja, tidak sekolah, dan tidak mengikuti pelatihan. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan besar bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1