Sunyi di Tamini Square, Pusat Belanja yang Pernah Jadi Primadona

Jakarta – Gemuruh aktivitas yang dulu menjadi denyut nadi Tamini Square, pusat perbelanjaan di Jakarta Timur, kini telah lama meredup. Pada Jumat (9/1/2026), suasana lengang

Agus sujarwo

Sunyi di Tamini Square, Pusat Belanja yang Pernah Jadi Primadona

Jakarta – Gemuruh aktivitas yang dulu menjadi denyut nadi Tamini Square, pusat perbelanjaan di Jakarta Timur, kini telah lama meredup. Pada Jumat (9/1/2026), suasana lengang dan deretan toko yang gulung tikar menjadi pemandangan dominan, mengisyaratkan pergeseran signifikan dalam pola belanja masyarakat yang beralih ke ranah digital.

Lorong-lorong mal yang dulunya riuh dengan langkah kaki dan tawar-menawar kini membisu. Pintu-pintu besi yang terkunci rapat dan rolling door yang menutupi etalase toko berjejer tanpa henti, seolah menjadi monumen bisu bagi bisnis-bisnis yang telah angkat kaki. Cat tembok yang memudar dan sisa-sisa papan nama yang usang semakin mempertegas kesan terbengkalai.

Sunyi di Tamini Square, Pusat Belanja yang Pernah Jadi Primadona
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gema percakapan dan suara transaksi yang dahulu mengisi setiap sudut, kini digantikan oleh kesunyian. Hanya segelintir pengunjung yang terlihat melintas, berjalan cepat menyusuri koridor tanpa banyak berhenti, seolah enggan berlama-lama di tengah atmosfer yang hampa. Denyut kehidupan khas pusat perbelanjaan modern nyaris tak terasa, jauh berbeda dari masa keemasannya.

Fenomena ini semakin diperparah dengan banyaknya tulisan "dijual" atau "disewakan" lengkap dengan nomor kontak yang terpampang di pintu-pintu toko. Tanda-tanda ini bukan sekadar informasi, melainkan cerminan nyata dari perpindahan masif aktivitas perdagangan dari ruang fisik ke platform daring yang menawarkan kepraktisan dan efisiensi.

Para pengamat ekonomi dan pelaku bisnis sepakat bahwa perubahan fundamental dalam perilaku konsumen menjadi faktor utama di balik suramnya kondisi Tamini Square. Kemudahan akses, variasi produk yang melimpah, serta harga kompetitif yang ditawarkan oleh

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1