Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/beritarakyat/public_html/lahatsatu.com/wp-includes/functions.php on line 6131

Strategi Prabowo Hadapi Tarif Impor AS

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan kebijakan tarif impor baru terhadap Indonesia sebesar 32%. Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan

Agus sujarwo

Strategi Prabowo Hadapi Tarif Impor AS

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan kebijakan tarif impor baru terhadap Indonesia sebesar 32%. Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan tiga strategi jitu. Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) melalui Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi, Noudhy Valdryno, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang dinamika geopolitik dan perdagangan global untuk menghadapi tantangan ini. Ketiga strategi tersebut diyakini mampu menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Langkah pertama Prabowo adalah memperkuat jaringan perdagangan internasional Indonesia. Salah satu langkah signifikan adalah pengajuan keanggotaan Indonesia dalam BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) sejak awal masa pemerintahan. BRICS mencakup 40% perdagangan global, sehingga keanggotaan ini akan memperkuat posisi tawar Indonesia dalam perjanjian perdagangan multilateral. Selain BRICS, Indonesia juga telah menandatangani RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) yang mencakup 27% perdagangan global, serta bergabung dengan OECD (Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) yang mencakup 64% perdagangan global. Indonesia juga memiliki berbagai perjanjian perdagangan bilateral dengan sejumlah negara, termasuk Korea, Jepang, Australia, dan lainnya.

Strategi Prabowo Hadapi Tarif Impor AS
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Strategi kedua adalah memaksimalkan potensi hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA). Keberhasilan hilirisasi nikel, yang meningkatkan nilai ekspor dari USD 3,7 miliar pada 2014 menjadi USD 34,3 miliar pada 2022, menjadi contoh nyata. Presiden Prabowo juga meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mempercepat hilirisasi SDA di sektor-sektor strategis seperti mineral, batu bara, dan perkebunan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekspor, mengurangi ketergantungan pada investasi asing, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Terakhir, Prabowo fokus pada peningkatan daya beli masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 82 juta penerima manfaat hingga akhir 2025, serta pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan impor, menjadi contoh nyata. KDMP diharapkan mampu membuka jutaan lapangan kerja baru dan mendorong perputaran uang di daerah.

Dengan ketiga strategi ini, Presiden Prabowo optimis Indonesia dapat mempertahankan stabilitas ekonomi dan pertumbuhannya di tengah tantangan global, serta mempertahankan posisi sebagai kekuatan ekonomi di Asia Tenggara dan dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1