Jakarta, Lahatsatu.com – Suasana Terminal Pulo Gebang, Jakarta, mulai menunjukkan peningkatan aktivitas pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Pantauan di lokasi pada Rabu (11/03/2026) menunjukkan area keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dipadati calon penumpang yang memilih mudik lebih awal.
Terlihat para pemudik dengan barang bawaan memenuhi ruang tunggu terminal, menantikan jadwal keberangkatan bus menuju kampung halaman. Data dari pengelola terminal mencatat, hingga sore hari, sekitar 977 penumpang telah diberangkatkan dengan bus AKAP ke berbagai daerah. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

"Kami melihat ada peningkatan mobilitas masyarakat yang memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik," ujar seorang petugas terminal.
Mayoritas pemudik yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang memiliki tujuan ke kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera. Beberapa rute favorit antara lain Solo, Yogyakarta, Tegal, Purwokerto, Surabaya, Palembang, dan Padang. Selain itu, terdapat pula rute perjalanan menuju Bali dan Nusa Tenggara.
Pengelola terminal memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 16 hingga 18 Maret 2026, dengan potensi kenaikan mencapai 40-50 persen dibandingkan hari biasa. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak terminal telah berkoordinasi dengan perusahaan otobus (PO) untuk menambah armada bus.
"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan membeli tiket lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang puncak arus mudik Lebaran," imbau pengelola terminal.
Terminal Terpadu Pulo Gebang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang bagi pemudik, seperti ruang tunggu ber-AC, area komersial dan kuliner, mushola, toilet, ruang kesehatan, area parkir luas, dan layanan informasi perjalanan. Terminal ini juga menjadi salah satu titik pemberangkatan program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah menjelang Hari Raya Idul Fitri.




