lahatsatu.com – Sebuah kasus penjarahan besar-besaran tengah melanda perkebunan kelapa sawit milik negara. Ribuan ton tandan buah segar (TBS) di areal PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) di Cot Girek, Aceh Utara, dilaporkan raib digerogoti aksi pencurian terorganisir. Kerugian finansial yang ditimbulkan ditaksir mencapai miliaran rupiah, mengancam stabilitas operasional perusahaan dan kesejahteraan ribuan pekerja yang menggantungkan hidup dari sektor ini.
Abdul Chalid, Kepala Sub Bagian Kesekretariatan dan Humas PTPN IV, mengonfirmasi adanya insiden penjarahan tersebut. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam manajemen atas dampak buruk yang ditimbulkan. "Aksi pencurian ini tidak hanya memukul pendapatan perusahaan sebagai aset negara, tetapi juga langsung berimbas pada masyarakat setempat yang berprofesi





