Jakarta – Kabar baik bagi para pelaku usaha Indonesia! Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa produk-produk Indonesia akan semakin mudah menembus pasar Eropa. Hal ini menyusul kesepakatan perjanjian dagang komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa, Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang akan segera diimplementasikan.
Menurut Presiden Prabowo, implementasi IEU-CEPA akan membuat hampir seluruh produk asal Indonesia yang diekspor ke Eropa dikenakan tarif 0%. Dengan hilangnya hambatan tarif, produk-produk Indonesia akan menjadi lebih kompetitif di pasar Eropa.

"Kita sudah ada perjanjian CEPA antara Indonesia dan Eropa. Hampir semua tarif kita semua sudah selesai dan hampir semua 0%," ujar Prabowo saat berada di Brussel, Belgia, Minggu (14/7/2024).
Presiden Prabowo menyebut IEU-CEPA sebagai sebuah terobosan besar. Perjanjian ini telah dinegosiasikan selama 10 tahun terakhir dengan proses yang cukup panjang dan rumit. Namun, berkat komitmen dan kerja keras semua pihak, akhirnya kesepakatan dapat tercapai.
"Luar biasa ada terobosan besar setelah 10 tahun negosiasi hari ini kita tembus breakthrough, semua titik-titik persoalan sudah diselesaikan," ungkapnya.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Uni Eropa menjadi pasar yang sangat potensial bagi Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang besar, kapasitas perdagangan yang signifikan, dan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, Uni Eropa menawarkan peluang yang sangat baik bagi produk-produk Indonesia.
"Ini peristiwa bersejarah. Dalam ketidakpastian dunia kita ada alternatif yang kuat," tegas Prabowo.
Meskipun jadwal penandatanganan perjanjian dagang belum ditetapkan, Presiden Prabowo memastikan bahwa proses ini akan segera dilakukan.
"Tanda tangan perlu waktu, mudah-mudahan tidak lama lah," pungkasnya.




