Nganjuk, Lahatsatu.com – Curah hujan ekstrem yang terus mengguyur wilayah Nganjuk memaksa para petani jagung untuk melakukan panen lebih awal dari jadwal yang seharusnya. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas dan hasil panen jagung secara keseluruhan.
Para petani di berbagai wilayah Nganjuk kini tengah berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan hasil tanaman mereka sebelum curah hujan semakin tinggi dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Panen dini ini menjadi pilihan pahit yang harus diambil demi mengurangi potensi kerugian yang lebih besar.

"Kami terpaksa memanen jagung lebih awal karena hujan terus menerus. Kalau dibiarkan, jagung bisa busuk dan kualitasnya menurun," ujar salah seorang petani jagung di Nganjuk.
Dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya dirasakan oleh petani jagung, tetapi juga berpotensi mempengaruhi sektor pertanian lainnya di wilayah Nganjuk. Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah antisipasi dan memberikan dukungan kepada para petani agar dapat mengatasi dampak buruk dari cuaca ekstrem ini.




