lahatsatu.com – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi, khususnya Pertamax, berpotensi memicu inflasi hingga 0,25 persen. Angka ini dikhawatirkan dapat menggerus kemampuan belanja masyarakat seiring merangkaknya harga berbagai komoditas. Menanggapi potensi tantangan ekonomi tersebut, Menteri Per





