Lonjakan Drastis Premi Asuransi Energi Offshore

lahatsatu.com – Sektor asuransi energi lepas pantai atau offshore tengah menunjukkan performa yang sangat impresif di tengah dinamika industri energi nasional. PT Asuransi Tugu Pratama

Agus sujarwo

Lonjakan Drastis Premi Asuransi Energi Offshore

lahatsatu.com – Sektor asuransi energi lepas pantai atau offshore tengah menunjukkan performa yang sangat impresif di tengah dinamika industri energi nasional. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) melaporkan lonjakan signifikan pada lini bisnis strategis ini, di mana pertumbuhan premi bruto melonjak hingga 75 persen hingga periode Juni 2026 jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pencapaian luar biasa ini menempatkan Tugu Insurance jauh di atas rata-rata pertumbuhan industri secara keseluruhan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), total premi asuransi energi offshore secara nasional pada semester pertama tahun 2026 menyentuh angka Rp 932 miliar. Secara tahunan (year-on-year), pertumbuhan industri tersebut hanya berada di angka 2,9 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Tugu Insurance berhasil menangkap peluang pasar dengan sangat agresif dan efektif.

Lonjakan Drastis Premi Asuransi Energi Offshore
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, menjelaskan bahwa faktor utama di balik pertumbuhan eksponensial ini adalah meningkatnya intensitas aktivitas di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Meningkatnya proyek-proyek eksplorasi dan eksploitasi di wilayah lepas pantai secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan proteksi aset dan operasional yang mumpuni.

"Sektor hulu migas dikenal memiliki karakteristik investasi dengan nilai yang sangat besar. Selain itu, proses operasionalnya sangat kompleks dengan tingkat risiko keselamatan serta dampak lingkungan yang tinggi. Oleh sebab itu, asuransi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan instrumen vital dalam mitigasi risiko, mulai dari kecelakaan kerja, kerusakan alat berat, hingga risiko kerusakan lingkungan," ungkap Dudi dalam keterangan resminya.

Sebagai bagian dari grup PT Pertamina (Persero), Tugu Insurance memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam ekosistem energi nasional. Pengalaman panjang perusahaan dalam mengelola risiko skala besar, mulai dari sektor migas, marine hull, hingga penerbangan (aviation), menjadi modal kuat untuk terus mendominasi pasar. Dudi menambahkan bahwa fokus perusahaan pada pengelolaan risiko komersial, kebakaran, dan industri energi akan terus menjadi keunggulan kompetitif mereka.

Tidak hanya unggul di lini offshore, kinerja keuangan konsolidasi Tugu Insurance secara keseluruhan juga menunjukkan tren positif yang sangat sehat. Pada semester I-2026, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 480,29 miliar. Angka ini melesat tajam sekitar 76,87 persen dibandingkan laba pada periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 271,55 miliar.

Seiring dengan implementasi standar akuntansi terbaru (PSAK 117), pendapatan jasa asuransi perusahaan juga mengalami kenaikan menjadi Rp 4,45 triliun, tumbuh 16,31 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, hasil jasa asuransi melonjak drastis sebesar 85,56 persen menjadi Rp 602,95 miliar. Melalui pertumbuhan yang solid ini, Tugu Insurance berkomitmen untuk terus memberikan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar