Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang terdapat di Cerita.co.id. Menstruasi merupakan siklus alami bagi wanita, namun terkadang sulit diprediksi. Mengetahui tanda-tandanya dapat membantu mempersiapkan diri. Meskipun setiap wanita mungkin mengalami gejala yang berbeda intensitasnya, bahkan ada yang sama sekali tidak merasakan gejala, beberapa tanda umum sering muncul sebelum menstruasi tiba. Berikut beberapa di antaranya:
-
Sindrom Pramenstruasi (PMS): Ini adalah tanda paling umum, meliputi gejala fisik dan emosional seperti kurang fokus, mudah menangis, cemas, mudah marah, kram, dan pegal-pegal di pinggul, biasanya muncul sekitar seminggu sebelum menstruasi.
-
Munculnya Jerawat: Perubahan hormonal sering memicu munculnya jerawat beberapa hari sebelum menstruasi.
-
Perubahan Suasana Hati (Mood Swing): Fluktuasi hormon, terutama penurunan estrogen, dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang drastis, dari sedih hingga marah secara tiba-tiba.
-
Kram: Nyeri berdenyut di rahim akibat kontraksi otot rahim (dismenore primer) merupakan gejala umum menjelang menstruasi.
-
Nyeri Payudara: Pembengkakan payudara dan rasa nyeri atau sensitivitas pada payudara merupakan tanda umum karena pengaruh hormonal.
-
Ngidam Makanan: Keinginan kuat terhadap makanan tertentu, mirip dengan yang dialami ibu hamil, juga bisa menjadi pertanda menstruasi akan datang.
-
Mudah Lelah: Rasa lelah atau lesu yang berlebihan tanpa sebab yang jelas bisa menjadi indikasi menstruasi yang akan segera tiba.
-
Sembelit dan Diare: Gangguan pencernaan seperti sembelit atau diare juga dapat menjadi gejala menjelang menstruasi.
-
Peningkatan Gairah Seks: Perubahan hormonal dapat meningkatkan libido pada beberapa wanita menjelang menstruasi.
-
Sulit Tidur: Perubahan kimia otak akibat fluktuasi hormon dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan insomnia.
-
Perubahan Keputihan: Beberapa wanita mengalami perubahan jumlah keputihan sebelum menstruasi.
-
Depresi atau Cemas: Pada sebagian kecil wanita, gejala premenstrual dysphoric disorder (PMDD) seperti depresi dan kecemasan yang berat dapat muncul sebelum menstruasi.
-
Sakit Kepala: Penurunan kadar estrogen dapat memicu migrain menstruasi, yang dialami oleh sebagian besar wanita yang menstruasi.

Memahami tanda-tanda ini dapat membantu wanita mempersiapkan diri dan mengelola gejala yang mungkin muncul. Jika gejala yang dialami sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan dengan dokter.
Berita ini juga terbit di: www.vritimes.com/id




