Investasi Raksasa: Smelter Aluminium Rp104 Triliun Dibangun di Mempawah

Mempawah, Kalimantan Barat – Konsorsium BUMN pertambangan, MIND ID bersama anak perusahaannya, Inalum dan Antam, memulai pembangunan mega proyek pengolahan bauksit terintegrasi menjadi alumina dan

Agus sujarwo

Investasi Raksasa: Smelter Aluminium Rp104 Triliun Dibangun di Mempawah

Mempawah, Kalimantan Barat – Konsorsium BUMN pertambangan, MIND ID bersama anak perusahaannya, Inalum dan Antam, memulai pembangunan mega proyek pengolahan bauksit terintegrasi menjadi alumina dan aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ambisius ini mencakup pembangunan Smelter Aluminium baru berkapasitas 600.000 metrik ton per tahun dan Smelter Grade Alumina Refinery Fase I dengan kapasitas produksi 1 juta metrik ton alumina per tahun.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengungkapkan bahwa total nilai investasi untuk pembangunan dan pengoperasian fasilitas pengolahan aluminium terpadu ini mencapai Rp 104,55 triliun. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium nasional dan mengurangi ketergantungan impor.

Investasi Raksasa: Smelter Aluminium Rp104 Triliun Dibangun di Mempawah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Proyek ini strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasokan global aluminium," ujar Maroef dalam pertemuan di Wisma Danantara, Jumat (6/2/2026).

Maroef menambahkan, melalui proyek strategis nasional ini, MIND ID menargetkan peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat, dari bauksit menjadi alumina dan aluminium. Hal ini didasarkan pada perbedaan harga yang signifikan, dimana harga bauksit mentah berkisar US$ 40 per metrik ton, meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina, dan melonjak hingga sekitar US$ 2.800-US$ 3.000 per metrik ton setelah diproses menjadi aluminium.

Kehadiran smelter ini juga diproyeksikan akan meningkatkan cadangan devisa negara secara signifikan. Ketika smelter aluminium baru beroperasi, diperkirakan cadangan devisa akan naik 394% dari Rp 11 triliun menjadi Rp 52 triliun per tahun. Selain itu, pelaku industri manufaktur dalam negeri akan mendapatkan kepastian pasokan bahan baku.

"Proyek ini adalah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan negara pada sektor mineral, demi peradaban masa depan Indonesia," pungkas Maroef.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1