Palembang – Usai Lebaran, harga cabai rawit merah di Kota Palembang masih menyentuh angka fantastis. Para ibu rumah tangga harus merogoh kocek lebih dalam, karena harga cabai rawit merah di sejumlah pasar mencapai Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Efendi, menjelaskan fluktuasi harga ini disebabkan oleh beberapa faktor. "Cuaca buruk dan bencana alam banjir menjadi penyebab utama," ungkap Ruzuan pada Jumat (11/4/2025). Kondisi ini, lanjutnya, mengganggu distribusi cabai sehingga harga jualnya masih tinggi dan belum kembali ke angka normal sekitar Rp40.000 per kilogram.

Berbeda dengan cabai, Ruzuan menyebutkan harga komoditas pangan lainnya relatif stabil. "Harga bahan pangan lain masih normal, kecuali bawang merah yang juga mengalami kenaikan, namun tidak signifikan," tambahnya. Bawang merah saat ini dijual dengan harga Rp60.000-Rp62.000 per kilogram.
Berikut rincian harga sejumlah komoditas pangan di pasar Kota Palembang berdasarkan data DKPP Sumsel:
- Beras premium: Rp 14.250/kg
- Beras medium: Rp 12.500/kg
- Kedelai (tingkat perajin tempe): Rp 8.700/kg
- Bawang merah: Rp 60.000-Rp 62.000/kg
- Bawang putih: Rp 48.000/kg
- Cabai merah keriting: Rp 55.000-Rp 60.000/kg
- Cabai rawit merah: Rp 85.000-Rp 90.000/kg
- Daging Sapi: Rp 140.000/kg
- Daging Ayam: Rp 30.000-Rp 31.000/kg
- Telur ayam: Rp 25.000-Rp 26.000/kg
- Gula: Rp 18.000/kg
- Minyak goreng kemasan: Rp 20.000/liter
- Tepung terigu curah: Rp 9.500-Rp 10.000/kg
- Minyak goreng curah: Rp 16.000/liter
- Ikan kembung: Rp 35.000/kg
- Ikan tongkol: Rp 28.000/kg
- Ikan bandeng: Rp 30.000/kg
- Garam halus: Rp 11.000-Rp 12.000/kg
- Tepung terigu kemasan: Rp 12.500/kg
- Minyakita: Rp 17.000/liter
Kenaikan harga cabai ini tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk mencari solusi agar harga cabai dapat kembali normal dan meringankan beban masyarakat.




























