Gadai Emas di Palembang Melonjak Jelang Lebaran

Palembang – Menjelang Lebaran tahun ini, tren gadai emas di Palembang mengalami peningkatan signifikan. Data dari Pegadaian Kanwil III Sumbagsel menunjukkan lonjakan hingga enam persen

Agus sujarwo

Gadai Emas di Palembang Melonjak Jelang Lebaran

Palembang – Menjelang Lebaran tahun ini, tren gadai emas di Palembang mengalami peningkatan signifikan. Data dari Pegadaian Kanwil III Sumbagsel menunjukkan lonjakan hingga enam persen sejak bulan lalu hingga memasuki Ramadan. Pihak Pegadaian memprediksi angka ini akan terus meningkat seiring mendekatnya hari raya Idul Fitri.

Kenaikan harga emas turut menjadi faktor pendorong. Per Jumat (14/3/2025), harga emas batangan mencapai Rp 1.670.000 per gram, sementara emas perhiasan dibanderol Rp 9,1 juta per suku (6,7 gram). Novryandi, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, menyatakan tingginya harga emas berdampak positif pada peningkatan minat masyarakat untuk menggadaikan emas mereka.

Gadai Emas di Palembang Melonjak Jelang Lebaran
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Minat gadai emas di Kota Palembang tumbuh 6 persen. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk menggadaikan emas masih sangat besar," ujar Novryandi usai audiensi dengan Wali Kota Palembang.

Fenomena ini tidak hanya terlihat pada gadai emas. Tren mencicil emas di Palembang juga mengalami peningkatan drastis, mencapai 200 persen dibandingkan tahun 2024. Angka ini jauh melampaui peningkatan nasional yang hanya 130 persen. Novryandi menilai hal ini sebagai indikasi tingginya kesadaran masyarakat Palembang untuk berinvestasi emas.

Keberhasilan program deposito emas juga semakin menguatkan tren ini. Pegadaian Kanwil III Palembang telah mengumpulkan 500 kg emas (setengah ton) sebagai deposito emas masyarakat sejak peresmian Bank Emas oleh Prabowo tahun ini. Secara nasional, total deposito emas di Pegadaian telah mencapai 12 ton.

Salah satu warga Palembang, Lili, mengungkapkan bahwa ia kerap menggadaikan emasnya untuk memenuhi kebutuhan mendesak atau menambah modal usaha. Menurutnya, menggadaikan emas lebih menguntungkan daripada meminjam uang karena prosesnya cepat dan harga emas yang terus meningkat memberikan keuntungan lebih. "Daripada dijual, lebih baik digadaikan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Lia, yang menggadaikan emasnya untuk membiayai kuliah adiknya. Ia juga lebih memilih menggadaikan emas daripada menjualnya, karena emas dapat ditebus kembali setelah memiliki dana.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar