Jakarta – Indonesia mendapat tawaran menarik dari Finlandia untuk membangun pusat data di Tanah Air. Hal ini terungkap dalam pertemuan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti, dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, di Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama digital yang luas, termasuk pembangunan pusat data dan transfer teknologi. Meutya menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk mempercepat transformasi digital nasional. “Finlandia dikenal dengan inovasi digitalnya, sementara Indonesia memiliki ekonomi digital yang dinamis dan berkembang pesat. Kerja sama ini sangat kami sambut,” ujar Meutya.

Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, Meutya berharap kerja sama ini mencakup transfer pengetahuan dan teknologi dari Finlandia. Tujuannya, memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia, mendorong produksi teknologi dalam negeri, dan menjadikan Indonesia pemain global di bidang digital.
Kaihilahti menyambut positif usulan tersebut. Finlandia, menurutnya, memiliki pengalaman membangun sistem digital efisien dan siap berbagi pengetahuan melalui pelatihan, pendampingan teknis, dan kolaborasi strategis. “Kami tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga pengalaman dan keahlian membangun infrastruktur digital serta pemberdayaan SDM. Kerja sama ini akan menguntungkan kedua negara,” tegas Kaihilahti.
Transfer pengetahuan dari Finlandia diharapkan mampu meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan pusat data modern, memperkuat ekosistem digital, dan menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Kolaborasi ini diyakini akan menjadi langkah signifikan dalam memajukan sektor digital Indonesia.




























