Eropa Heboh Teror Bom Palsu Massal

lahatsatu.com – Kawasan udara Eropa mendadak mencekam setelah gelombang ancaman bom yang diduga palsu menghantam puluhan jadwal penerbangan secara serentak. Insiden yang terjadi pada Kamis

Agus sujarwo

Eropa Heboh Teror Bom Palsu Massal

lahatsatu.com – Kawasan udara Eropa mendadak mencekam setelah gelombang ancaman bom yang diduga palsu menghantam puluhan jadwal penerbangan secara serentak. Insiden yang terjadi pada Kamis (5/11) ini menyebabkan kekacauan di berbagai bandara internasional, memaksa sejumlah pesawat melakukan pendaratan darurat, hingga harus dikawal ketat oleh jet tempur demi alasan keamanan.

Gangguan massal ini dilaporkan melanda berbagai kota besar, mulai dari London, Dublin, hingga Helsinki. Sejumlah maskapai ternama seperti Aer Lingus, Finnair, Wizz Air, dan maskapai asal Polandia, LOT, mengonfirmasi bahwa armada mereka menjadi target dalam rangkaian teror yang membingungkan otoritas keamanan tersebut.

Eropa Heboh Teror Bom Palsu Massal
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Fenomena ini bukanlah kejadian tunggal. Ini merupakan serangan psikologis kedua dalam satu pekan terakhir. Sebelumnya, pada Selasa (3/11), tujuh pesawat penumpang di wilayah Eropa, termasuk dua penerbangan dari Inggris, juga sempat menerima ancaman serupa yang memicu kepanikan penumpang.

Finnair, salah satu maskapai yang terdampak, melaporkan bahwa dua penerbangan mereka menjadi sasaran. Pesawat pertama yang bertolak dari Helsinki menuju Roma dengan membawa 144 penumpang dan tujuh kru, serta pesawat kedua menuju Wina dengan 177 penumpang dan enam kru, harus menghadapi situasi kritis. Meski sempat memicu ketegangan, kedua pesawat berhasil mendarat dengan selamat. Setelah dilakukan penyisiran menyeluruh oleh otoritas keamanan di Roma dan Wina, tidak ditemukan satu pun benda mencurigakan di dalam kabin.

"Sangat disayangkan lalu lintas udara harus menghadapi ancaman seperti ini. Kami melihat tren di mana maskapai lain di Eropa juga menerima ancaman bom palsu pekan ini. Ancaman semacam ini hampir selalu tidak berdasar," tulis pihak Finnair dalam pernyataan resminya.

Kekacauan serupa juga dialami oleh maskapai berbiaya rendah, Wizz Air. Salah satu penerbangan mereka dari Milan menuju Bukares harus mendarat darurat saat hampir mencapai tujuan. Sementara itu, penerbangan Wizz Air lainnya yang menuju Warsawa terpaksa dialihkan ke bandara lain.

Tidak hanya itu, Aer Lingus terpaksa mengalihkan rute penerbangan dari Dublin menuju Roma ke Normandia, Prancis, demi memastikan keselamatan penumpang. Maskapai LOT dari Polandia juga melaporkan adanya ancaman keamanan pada dua penerbangan dari Warsawa, meski setelah pemeriksaan ketat, pesawat dinyatakan aman.

CEO Air France, Ben Smith, menyatakan bahwa meski maskapainya tidak terdampak langsung, ia sangat prihatin dengan situasi ini. Menurutnya, rentetan ancaman yang terjadi secara bersamaan ini adalah kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah penerbangan modern. Ia berharap insiden ini tidak membuat masyarakat takut untuk melakukan perjalanan udara.

Menanggapi situasi global ini, Menteri Transportasi Amerika Serikat, Sean Duffy, menilai bahwa rangkaian insiden tersebut merupakan ancaman palsu yang disengaja untuk menciptakan ketakutan. Meski demikian, pemerintah AS tetap meningkatkan level kewaspadaan dan terus berkoordinasi dengan otoritas di Eropa untuk memastikan keamanan wilayah udara tetap terjaga.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar