lahatsatu.com – Awal pekan perdagangan kembali menyajikan pemandangan yang kurang menggembirakan bagi mata uang Garuda. Dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan dominasinya dengan terus menguat terhadap rupiah, bahkan kini kokoh bertengger di level psikologis Rp 17.900. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan masyarakat luas.





