Jakarta, Lahatsatu – Bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Sumatera belakangan ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan sebuah peringatan keras sekaligus momentum krusial untuk melakukan koreksi struktural dalam tata kelola lahan dan penguasaan tanah. Demikian pandangan Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini, yang menyerukan agar krisis ini dijadikan jendela





