Cabai Palembang Impor dari Aceh dan Padang Akibat Musim Hujan

Palembang – Melonjaknya harga cabai merah di pasar tradisional Palembang memaksa pemerintah kota mengambil langkah cepat. Cuaca buruk yang melanda daerah penghasil cabai menyebabkan gagal

Agus sujarwo

Cabai Palembang Impor dari Aceh dan Padang Akibat Musim Hujan

Palembang – Melonjaknya harga cabai merah di pasar tradisional Palembang memaksa pemerintah kota mengambil langkah cepat. Cuaca buruk yang melanda daerah penghasil cabai menyebabkan gagal panen dan pasokan menipis, sementara permintaan justru meningkat tajam menjelang Ramadhan.

Elsa Noviani, Kabid Stabilisasi & Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Palembang, menjelaskan, hujan deras dan banjir di beberapa wilayah penghasil cabai, khususnya Jawa, menjadi penyebab utama kelangkaan. "Produksi sedikit, permintaan banyak, apalagi ini bulan puasa," ujarnya Kamis (6/3/2025).

Cabai Palembang Impor dari Aceh dan Padang Akibat Musim Hujan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Palembang terpaksa mendatangkan pasokan cabai merah dari Aceh dan Padang. "Karena itu cabai yang masuk ukurannya besar-besar, bukan jenis keriting," tambah Elsa.

Pantauan di lapangan menunjukkan harga cabai merah keriting mencapai Rp 50.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah dan hijau jauh lebih mahal, Rp 100.000 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih sama-sama dibanderol Rp 45.000 per kilogram. Harga komoditas lain seperti daging ayam (Rp 30.000/kg), daging sapi (Rp 140.000/kg), dan telur ayam (Rp 27.000/kg) juga mengalami kenaikan.

Meskipun kenaikan harga dianggap wajar seiring meningkatnya permintaan menjelang hari raya, Pemerintah Kota Palembang memastikan stok kebutuhan pokok tetap aman hingga Idul Fitri. Namun, tantangan cuaca ekstrem tetap menjadi kendala utama dalam menjaga stabilitas harga di pasar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar