lahatsatu.com – Dunia kepemudaan Indonesia kembali mendapat suntikan semangat baru melalui apresiasi yang diberikan oleh PT Astra International Tbk. Dalam ajang 17th Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2026, Astra memberikan penghargaan kepada deretan anak muda kreatif yang berhasil menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di masyarakat.
Acara yang digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra Sudirman, ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda. Tidak hanya memberikan penghargaan, Astra juga secara resmi meluncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra. Program ini dirancang sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memperluas dampak positif bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan di Indonesia.

Presiden Direktur Astra, Rudy, menyatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas. Melalui program ini, Astra ingin mengamplifikasi dampak positif dari setiap gerakan sosial agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh kelompok kecil, tetapi juga menjangkau masyarakat luas.
Tahun ini, antusiasme generasi muda terlihat sangat tinggi. Tercatat sebanyak 19.155 peserta mengikuti SATU Indonesia Awards 2026, mengalami kenaikan sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari ribuan pendaftar tersebut, melalui proses seleksi ketat, terpilih sejumlah pemenang di berbagai bidang yang menonjol.
Di bidang kesehatan, dr. Andi Rizki Tenaryayu dari Sulawesi Selatan berhasil menekan angka stunting melalui program GIZI, GO! dengan pendekatan profil satu anak satu data. Sementara itu, di bidang pendidikan, Hari Novar dari Riau melalui IYES Menggingjar berhasil menjangkau anak-anak di pelosok daerah yang sulit dijangkau.
Inovasi juga hadir di sektor lingkungan melalui Ahmad Fahrezi dari Jawa Tengah yang mengolah limbah pasar menjadi pupuk bernilai tinggi. Di bidang kewirausahaan, Afif Alfianto dari Kebumen berhasil memberdayakan ekonomi perempuan melalui pengolahan biji tanamanu. Terakhir, di bidang teknologi, Feri Ramanda dari Sumatera Utara memperkenalkan sistem peternakan cerdas berbasis IoT dan AI melalui platform Farmloka.
Selain kategori umum, Astra juga memberikan apresiasi kepada Desa Sejahtera Astra (DSA). Empat desa terpilih, yakni Desa Sukaluyu (Jawa Barat), Karangjengkol (Jawa Tengah), Purwodadi (Jawa Timur), dan Tanjuang Bonai (Sumatera Barat), dinilai sukses menggerakkan potensi lokal di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga ekonomi berbasis kearifan lokal.
Menjelang usia ke-70, Astra juga meluncurkan tujuh inisiatif sosial besar. Program ini menargetkan revitalisasi 700 posyandu, bantuan untuk 7.000 siswa melalui revitalisasi sekolah, serta pengembangan 700 Desa Sejahtera Astra yang mampu menembus pasar global.
Melalui semangat "Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia", Astra berkomitmen untuk terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia melalui kolaborasi antara generasi muda, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.




