Jakarta – PT Agrinas Pangan Nusantara mengambil langkah besar dengan mengimpor 105.000 unit mobil pickup dari India. Kendaraan-kendaraan ini nantinya akan didistribusikan kepada Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan tiga alasan utama di balik keputusan impor ini. Pertama, menurutnya, produksi mobil pickup lokal saat ini hanya mampu memenuhi sekitar 70.000 unit. Jika Agrinas menyerap seluruh produksi dalam negeri, dikhawatirkan akan mengganggu industri logistik lainnya.

"Untuk menjaga harmonisasi, kita buka ruang untuk memberikan pilihan kepada masyarakat agar punya alternatif-alternatif, sehingga kita bisa mendapatkan kendaraan dengan harga yang fair," jelas Joao kepada awak media di Jakarta, Jumat (20/2/2025).
Alasan kedua, mobil pickup impor ini menawarkan spesifikasi yang kompetitif dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Joao mengklaim harga per unit yang didatangkan hanya sekitar separuh dari harga kompetitor di pasar saat ini. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi para anggota Kopdes.
Ketiga, Joao menilai konsumen saat ini tidak memiliki banyak pilihan, sehingga harga kendaraan dari merek-merek tertentu seringkali tidak sepadan dengan nilai yang didapatkan. Ia berharap dengan kehadiran mobil pickup impor ini, masyarakat dapat memperoleh kendaraan dengan harga yang lebih adil dan sesuai dengan kualitasnya.
"Ke depannya orang beli mobil itu ada fair price. Money value itu menjadi sesuai dengan apa yang kita spend gitu," tegasnya.
Impor mobil pickup ini didanai dari anggaran pembangunan Kopdes Merah Putih. Setiap koperasi yang dibangun akan mendapatkan fasilitas lengkap, termasuk satu unit truk, satu unit pickup, dan dua unit sepeda motor.
"Jadi kalau gue nggak pintar-pintar cari harga yang bagus, barang bagus ya duitnya nggak cukup. Tapi dengan begini kan kita dapat barang bagus, kualitas bagus, harganya sangat bagus. Sehingga kita bisa memanfaatin ini untuk kepentingan rakyat untuk memotong distribusi yang selama ini menjadi beban utama dari petani," papar Joao.
Hingga akhir bulan ini, sekitar 1.000 unit mobil pickup telah tiba di Indonesia. Agrinas menargetkan seluruh 105.000 unit akan tiba di Tanah Air pada akhir tahun ini.
Joao juga menegaskan bahwa rencana impor ini telah diketahui oleh Istana Kepresidenan, mengingat Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, Danantara sebagai pihak yang memberikan pendanaan juga telah mengetahui rencana ini.
Menanggapi kekhawatiran tentang pengabaian produk dalam negeri, Joao menjelaskan bahwa Agrinas telah berupaya menyerap seluruh produksi lokal terlebih dahulu. Namun, ketersediaan truk roda 6 dalam negeri saat ini sangat terbatas.




