lahatsatu.com – Setelah penantian panjang lebih dari satu setengah tahun, arus perdagangan sapi hidup dari Meksiko menuju Amerika Serikat akhirnya kembali dibuka. Pengiriman perdana yang sangat dinanti-nantikan ini dimulai dari wilayah Chihuahua, menandai berakhirnya jeda panjang akibat ancaman wabah lalat sekrup dunia baru atau New World screwworm yang sempat meresahkan.
Pada Kamis 24 September 2026, suasana di fasilitas ekspor San Jerónimo, Chihuahua, tampak sibuk namun penuh harapan. Ratusan ekor sapi dikumpulkan dan dipersiapkan dengan cermat, siap untuk memulai perjalanan melintasi perbatasan. Proses pengarahan ternak menuju pos perbatasan San Jerónimo – Santa Teresa berlangsung lancar, disaksikan oleh para peternak dan pihak berwenang yang telah lama menantikan momen ini.

Selama enam belas bulan lebih, sektor peternakan di Meksiko menghadapi tantangan berat akibat penutupan jalur ekspor ke tetangga utara mereka. Wabah New World screwworm memaksa penghentian total, menyebabkan kerugian signifikan bagi para peternak dan industri terkait. Kini, dengan terkendalinya situasi, harapan baru kembali menyelimuti.
Ternak-ternak itu terlihat bergerak ke arah utara, melintasi area dekat tembok perbatasan yang memisahkan kedua negara, sebelum akhirnya memasuki wilayah Amerika Serikat. Pemandangan tembok perbatasan AS-Meksiko dari luar Ciudad Juárez menjadi saksi bisu dimulainya kembali aktivitas ekonomi penting ini. Para pelaku industri peternakan dari kedua belah pihak, baik Meksiko maupun Amerika Serikat, turut hadir di fasilitas ekspor, menyaksikan langsung momen bersejarah pengiriman sapi pertama yang kembali menjejakkan kaki di pasar AS. Kebahagiaan dan kelegaan terpancar jelas di wajah mereka, menandai babak baru dalam hubungan perdagangan ternak kedua negara.




