Trump Tingkatkan Tekanan ke Iran, Infrastruktur Jadi Target Utama

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Kali ini, sasarannya adalah infrastruktur vital negara tersebut, termasuk jembatan dan pembangkit

Agus sujarwo

Trump Tingkatkan Tekanan ke Iran, Infrastruktur Jadi Target Utama

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Kali ini, sasarannya adalah infrastruktur vital negara tersebut, termasuk jembatan dan pembangkit listrik.

Ancaman ini muncul di tengah upaya negosiasi yang sedang berlangsung melalui pihak ketiga dengan para pemimpin baru Iran. Namun, Trump tampaknya tidak puas dengan kemajuan yang ada.

Trump Tingkatkan Tekanan ke Iran, Infrastruktur Jadi Target Utama
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Militer AS bahkan belum mulai menghancurkan apa yang tersisa di Iran. Jembatan selanjutnya, lalu Pembangkit Listrik," tulis Trump melalui akun media sosialnya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/4/2026).

Trump berharap, dengan meningkatkan tekanan, kepemimpinan Iran akan segera mengambil langkah konkret untuk meredakan konflik yang berkepanjangan. "(Kepemimpinan Iran) Tahu apa yang harus dilakukan, dan harus dilakukan, CEPAT!" tegasnya.

Sebelumnya, Trump juga membagikan video yang menunjukkan pemboman jembatan yang baru dibangun antara Teheran dan Karaj oleh pasukan AS. Serangan ini, menurut laporan media pemerintah Iran, menyebabkan delapan orang tewas dan 95 lainnya terluka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengecam serangan tersebut. "Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa warga Iran untuk menyerah," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, media Iran juga melaporkan serangan pesawat tak berawak terhadap gudang bantuan Bulan Sabit Merah di daerah Choghadak, provinsi Bushehr selatan. Serangan ini menghancurkan dua kontainer. Bushehr sendiri merupakan kota pelabuhan penting dan pusat maritim, serta lokasi fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir pertama Iran.

Citra satelit juga menunjukkan adanya asap yang mengepul dari pelabuhan di Qeshm, sebuah pulau Iran yang berlokasi strategis di Selat Hormuz, pada awal pekan ini.

Di sisi lain, Iran dan sekutunya terus melancarkan serangan terhadap target-target di sekitar Teluk. Kuwait Petroleum Corporation melaporkan bahwa kilang Mina al-Ahmadi miliknya dihantam drone, menyebabkan kebakaran di unit-unit operasional. Beruntung, tidak ada laporan korban luka dalam insiden ini.

Kementerian pertahanan Arab Saudi juga mengklaim telah mencegat tujuh drone dalam beberapa jam terakhir, menurut laporan kantor berita negara tersebut. Situasi di kawasan ini semakin tegang dan membutuhkan perhatian serius dari komunitas internasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar