Trump Gugat New York Times, Tuntut Ganti Rugi Ratusan Triliun Rupiah

Jakarta, Lahatsatu.com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melayangkan gugatan pencemaran nama baik terhadap media ternama, The New York Times. Trump menuduh media tersebut

Agus sujarwo

Trump Gugat New York Times, Tuntut Ganti Rugi Ratusan Triliun Rupiah

Jakarta, Lahatsatu.com – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melayangkan gugatan pencemaran nama baik terhadap media ternama, The New York Times. Trump menuduh media tersebut sebagai alat propaganda Partai Demokrat dan menuntut ganti rugi fantastis sebesar US$ 15 miliar atau setara dengan Rp 246 triliun.

Jumlah ganti rugi yang diajukan Trump jauh melampaui kapitalisasi pasar The New York Times Company secara keseluruhan. Trump mengklaim bahwa uang tersebut akan digunakan untuk memulihkan integritas jurnalisme yang menurutnya telah tercoreng akibat pemberitaan The New York Times.

Trump Gugat New York Times, Tuntut Ganti Rugi Ratusan Triliun Rupiah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gugatan setebal 85 halaman ini dinilai oleh sejumlah pihak sebagai upaya Trump untuk membungkam kritik dan menekan kebebasan pers. Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) AS menyatakan bahwa gugatan semacam ini dapat menjerat media dalam proses hukum yang panjang dan mahal.

Para ahli hukum pun meragukan peluang Trump untuk memenangkan gugatan ini. Untuk memenangkan kasus pencemaran nama baik, seorang tokoh publik seperti Trump harus membuktikan adanya "niat jahat" dari pihak media, yang berarti The New York Times harus benar-benar mengetahui bahwa berita yang mereka tulis tidak sesuai dengan fakta.

The New York Times sendiri menyatakan bahwa gugatan ini tidak berdasar dan merupakan upaya untuk membungkam pelaporan independen. "The New York Times tidak akan gentar dengan taktik intimidasi. Kami akan terus mencari fakta tanpa rasa takut atau pilih kasih," tegas pihak The New York Times dalam pernyataan resminya.

Sebelumnya, Trump telah mengumumkan rencana gugatan ini melalui platform media sosial Truth Social. Ia menuduh The New York Times telah membuat pernyataan palsu tentang dirinya, keluarganya, dan bisnisnya. Gugatan ini diajukan di pengadilan federal di Tampa, Florida.

Trump menyoroti dukungan The New York Times terhadap Kamala Harris dalam pemilihan presiden 2024 sebagai salah satu alasan gugatan ini. Ia menegaskan bahwa "The New York Times sudah terlalu lama dibiarkan bebas berbohong, memfitnah, dan mencemarkan nama baik saya, dan hentikan itu, SEKARANG!"

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1