Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah secara resmi mengajukan permintaan anggaran sebesar Rp1,4 triliun kepada pemerintah pusat. Dana tersebut diusulkan untuk membiayai upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut, memastikan langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan optimal.
Usulan anggaran yang signifikan ini diajukan menyusul dampak parah yang ditimbulkan oleh serangkaian banjir bandang yang menerjang Tanah Datar. Bencana alam tersebut telah mengakibatkan kerusakan luas pada infrastruktur vital, termasuk jalan, jembatan, fasilitas umum, serta merusak ribuan rumah warga. Selain itu, sektor pertanian dan perekonomian lokal juga turut terdampak signifikan, mengganggu mata pencaharian dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Anggaran sebesar Rp1,4 triliun tersebut direncanakan untuk mencakup berbagai program pemulihan. Meliputi rekonstruksi infrastruktur yang rusak parah, rehabilitasi permukiman warga yang terdampak, penyediaan bantuan logistik dan sandang pangan bagi korban, serta upaya pemulihan ekonomi masyarakat agar dapat kembali bangkit. Prioritas utama adalah memastikan warga dapat kembali beraktivitas normal dan infrastruktur dasar berfungsi kembali secepatnya.
Pengajuan anggaran ini merupakan langkah krusial dari Pemkab Tanah Datar dalam memastikan ketersediaan dana yang memadai untuk penanganan pascabencana secara komprehensif. Pemerintah daerah berharap agar pemerintah pusat dapat segera merespons usulan ini, mengingat urgensi dan skala kerusakan yang terjadi. Koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat mempercepat proses persetujuan dan pencairan dana, sehingga program pemulihan dapat segera direalisasikan tanpa hambatan berarti.
Pemulihan pascabanjir bandang bukan hanya sekadar perbaikan fisik, namun juga pemulihan mental dan sosial masyarakat yang terdampak. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, diharapkan Tanah Datar dapat bangkit lebih kuat dan resilient terhadap potensi bencana di masa mendatang, serta membangun kembali wilayahnya dengan lebih baik.




