Jakarta – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi sehari-hari, di tengah gejolak pelemahan nilai tukar rupiah, menuai sorotan tajam dari para ekonom. Mereka memperingatkan bahwa dampak depresiasi mata uang Garuda yang kini menembus level Rp 1





