Jakarta, 12 Desember 2024 – Kolaborasi Tokopedia dan TikTok melalui platform ShopTokopedia genap berusia satu tahun. Kerja sama ini terbukti memberikan dampak signifikan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, Melissa Siska Juminto, menyatakan bahwa pendapatan UMKM mitra ShopTokopedia meningkat hingga 95%.
Puncaknya terjadi pada kampanye "Beli Lokal" di momen 12.12 tahun lalu. Riset Tempo Data Science tahun 2024 menunjukkan kampanye tersebut sukses mendongkrak penjualan UMKM lokal hingga 70%. Lebih dari itu, Tokopedia mencatat lonjakan transaksi UMKM yang berpartisipasi dalam kampanye "Beli Lokal" hampir 20 kali lipat selama tiga bulan pertama pelaksanaannya.

Program Promo Guncang yang rutin digelar setiap tanggal kembar, termasuk 12.12, juga berkontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan UMKM. Program ini berhasil meningkatkan pendapatan UMKM hingga 115%. Secara keseluruhan, riset menunjukkan UMKM yang memiliki akun di Tokopedia dan ShopTokopedia mengalami kenaikan penjualan hingga 118%.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran lebih dari delapan juta kreator konten atau afiliator yang menghasilkan pendapatan melalui ShopTokopedia, seperti yang diungkapkan Associate Vice President of Public Policy and Government Relations Tokopedia and TikTok E-commerce, Muhammad Hilmi Adrianto. "Affiliator ini sangat penting, terutama bagi UMKM yang kesulitan memasarkan produknya. Mereka menjadi sumber penghasilan baru," ujar Hilmi dalam acara media gathering ShopTokopedia di Jakarta.
Fitur live shopping juga menjadi kunci sukses ShopTokopedia. Pelaku usaha yang memanfaatkan fitur ini mencatat kenaikan penjualan hampir tujuh kali lipat dibandingkan yang tidak. Sebagai contoh, pada Promo Guncang 11.11, nilai transaksi melalui fitur Live Shopping di TikTok meningkat 26 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Hilmi optimistis, afiliator dan live shopping akan tetap menjadi peluang besar di tahun 2025. "Pertumbuhannya sangat pesat. Tantangannya adalah bagaimana kita menghubungkan UMKM dengan afiliator secara efektif," tambahnya.
Kolaborasi ini juga menjadi solusi atas regulasi Kementerian Perdagangan (Permendag Nomor 31 Tahun 2023) yang melarang fitur belanja online terintegrasi dalam media sosial. Aturan tersebut memaksa TikTok Shop menutup layanannya di Indonesia pada awal Oktober 2023. Langkah Tokopedia berinvestasi di TikTok pada 11 Desember 2023 menjadi jawaban atas tantangan tersebut dan membuka peluang baru bagi UMKM Indonesia.




























