Strategi Jitu Naik Level Karier Pajak

lahatsatu.com – Memiliki sertifikat Brevet Pajak A dan B merupakan modal awal yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin berkarier di dunia perpajakan. Namun,

Agus sujarwo

Strategi Jitu Naik Level Karier Pajak

lahatsatu.com – Memiliki sertifikat Brevet Pajak A dan B merupakan modal awal yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin berkarier di dunia perpajakan. Namun, bagi sebagian profesional, sertifikasi tersebut terkadang terasa belum cukup untuk membawa mereka ke posisi yang lebih tinggi. Fenomena karier yang terasa stagnan sering kali terjadi karena kompetensi yang dimiliki masih terbatas pada lingkup perpajakan domestik, sementara kebutuhan industri saat ini menuntut pemahaman yang jauh lebih kompleks.

Di era globalisasi ini, transaksi bisnis tidak lagi hanya terjadi di dalam negeri. Perusahaan-perusahaan besar kini banyak melakukan aktivitas lintas negara, yang secara otomatis membawa kompleksitas baru dalam hal kewajiban perpajakan. Inilah alasan mengapa pemahaman mengenai pajak internasional menjadi pembeda utama antara staf pajak biasa dengan profesional pajak tingkat senior.

Strategi Jitu Naik Level Karier Pajak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Bagi Anda yang ingin melompat lebih jauh, Brevet Pajak C menjadi jawaban yang paling tepat. Berbeda dengan level sebelumnya, Brevet C dirancang untuk membekali peserta dengan keahlian spesifik yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan multinasional. Materi yang dibahas mencakup aspek-aspek krusial seperti pajak internasional, mekanisme pajak berganda internasional, pemajakan penghasilan luar negeri bagi Wajib Pajak Dalam Negeri, hingga mekanisme kredit pajak luar negeri. Selain itu, topik panas seperti transfer pricing juga menjadi bagian penting dalam kurikulum ini.

Salah satu program yang dapat diambil untuk mendalami materi ini adalah Pelatihan Brevet Pajak C yang dipadukan dengan Sertifikasi CPTT (Certified Professional Tax Technician) Batch 27. Program ini diselenggarakan oleh kolaborasi antara Piranha Smart Center dan Education Visionary Lab. Menariknya, bagi peserta yang mengambil paket sertifikasi, mereka berkesempatan meraih gelar non-akademik CPTT dari Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia, yang dapat memperkuat profil profesional di mata perekrut.

Program ini dikemas secara modern melalui metode daring interaktif via Zoom. Dengan jadwal yang fleksibel, yaitu setiap hari Rabu dan Kamis mulai pukul 18.30 hingga 20.30 WIB, kelas ini sangat cocok bagi para profesional yang sibuk. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada Rabu, 14 Oktober 2026, dengan total enam pertemuan intensif ditambah satu ujian teori pilihan ganda.

Target peserta program ini sangat luas, mulai dari lulusan yang sudah mengantongi Brevet A dan B, staf administrasi keuangan, accounting, finance officer, staf pajak, konsultan pajak, hingga pemilik bisnis ekspor-impor yang ingin memahami aspek legalitas pajak internasional secara mendalam.

Keunggulan utama dari pelatihan ini bukan sekadar teori, melainkan penerapan langsung melalui studi kasus dan latihan soal yang relevan dengan dunia kerja nyata. Peserta tidak hanya akan menghafal aturan, tetapi juga memahami bagaimana mengaplikasikannya dalam situasi bisnis yang kompleks. Selain itu, tersedia fasilitas e-modul, rekaman video pembelajaran, serta sesi konsultasi yang bisa dilakukan selama maupun setelah pelatihan berakhir. Ini adalah kesempatan emas untuk mendiskusikan kasus nyata yang sering ditemui di kantor bersama para ahli.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar