Induk Shopee, Sea Limited, berhasil meraup keuntungan fantastis di kuartal III tahun ini. Laba bersih perusahaan melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai US$ 153,3 juta atau setara dengan Rp 2,42 triliun (kurs Rp 15.783 per US$).
Keuntungan ini merupakan lompatan signifikan mengingat Sea Limited mencatatkan kerugian pada kuartal III tahun 2021. Bahkan, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, keuntungan Sea Limited juga meningkat drastis, hampir tujuh kali lipat atau 566% dari US$ 23 juta.

"Ini adalah kuartal yang solid. Kami melihat pertumbuhan yang tinggi di ketiga bisnis kami," ungkap Chairman dan CEO Sea Limited, Forrest Li, dalam keterangan pers. Ia menambahkan, "Saya sangat bangga bahwa kami juga meningkatkan profitabilitas sambil kembali ke pertumbuhan yang tinggi."
Kenaikan laba ini didorong oleh kinerja positif di ketiga bisnis utama Sea Limited, yaitu e-commerce (Shopee), keuangan digital (SeaMoney), dan hiburan digital (Garena).
E-commerce Shopee:
- EBITDA yang disesuaikan membaik dari negatif US$ 346,5 juta menjadi US$ 34,4 juta.
SeaMoney:
- Pencapaian tidak disebutkan dalam berita.
Garena:
- Pencapaian tidak disebutkan dalam berita.
Kenaikan laba ini menunjukkan bahwa Sea Limited berhasil memulihkan kinerja bisnisnya setelah menghadapi tantangan di tahun-tahun sebelumnya. Strategi fokus pada profitabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan tampaknya membuahkan hasil positif.




