Saham Bank Raksasa Anjlok IHSG Merah

lahatsatu.com – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (26/10). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami tekanan

Agus sujarwo

Saham Bank Raksasa Anjlok IHSG Merah

lahatsatu.com – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (26/10). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami tekanan cukup signifikan hingga merosot ke level 5.384,97 saat penutupan sesi I. Penurunan ini menandakan adanya sentimen negatif yang menghantam bursa domestik, di mana indeks tercatat melemah sekitar 1 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Kondisi pasar terlihat cukup fluktuatif sepanjang sesi perdagangan berlangsung. Berdasarkan data dari RTI Business, IHSG bahkan sempat menyentuh titik terendah intraday dengan penurunan mencapai 1,60 persen di level 5.349,75 sebelum akhirnya sedikit tertahan di angka penutupan sesi pertama. Fenomena ini mencerminkan adanya tekanan jual yang cukup kuat dari para investor di tengah dinamika pasar global maupun domestik.

Saham Bank Raksasa Anjlok IHSG Merah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Aktivitas perdagangan di lantai bursa menunjukkan volume yang cukup masif. Tercatat, volume transaksi mencapai 18,57 miliar lembar saham dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp 7,59 triliun. Tingginya nilai transaksi ini juga dibarengi dengan frekuensi perdagangan yang sangat aktif, yakni mencapai 1.143.355 kali transaksi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pasar sedang bergerak ke arah negatif, antusiasme pelaku pasar untuk melakukan transaksi tetap sangat tinggi.

Jika melihat komposisi pergerakan saham, jumlah emiten yang mengalami penurunan harga jauh lebih mendominasi dibandingkan saham yang menguat. Tercatat ada 474 saham yang harganya merosot, sementara hanya 189 saham yang mampu bertahan di zona hijau. Sementara itu, sebanyak 128 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang berarti. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar hingga siang ini berada di angka Rp 9.505,66 triliun.

Salah satu faktor utama yang menarik perhatian para pelaku pasar adalah pelemahan serentak pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar (big caps). Sektor perbankan yang biasanya menjadi tulang punggung IHSG justru menjadi motor penggerak penurunan indeks hari ini. Beberapa emiten perbankan raksasa tercatat kompak mengalami koreksi harga.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu yang paling terdampak dengan penurunan sebesar 1,37 persen, sehingga harganya berada di level Rp 2.870 per saham. Tak kalah lesu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga melemah 1,17 persen ke posisi Rp 3.380 per saham. Di sisi lain, raksasa swasta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turut terkoreksi 1,09 persen ke level Rp 4.970 per saham. Terakhir, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga tidak luput dari tekanan dengan penurunan sebesar 1,03 persen ke harga Rp 3.860 per saham.

Kondisi ini membuat para investor kini tengah mencermati arah pergerakan pasar pada sesi kedua nanti, apakah tekanan jual ini akan terus berlanjut atau justru terjadi aksi beli untuk membalikkan keadaan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar