Jakarta, Lahatsatu.com – Sentimen positif pasar terhadap Rupiah terlihat pada perdagangan pagi ini, Senin (15/9/2025), yang menyebabkan Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan. Mata uang Paman Sam tersebut kini diperdagangkan di kisaran Rp 16.375.
Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah berhasil menguat terhadap Dolar AS sebesar 86,50 poin atau setara dengan 0,53%. Pergerakan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Tak hanya terhadap Rupiah, Dolar AS juga menunjukkan tren pelemahan terhadap sejumlah mata uang global lainnya. Terhadap Yen Jepang, Dolar AS melemah 0,07%. Sementara terhadap Dolar Kanada, pelemahan tercatat sebesar 0,01%.
Mata uang Swiss Franc juga tak luput dari penguatan terhadap Dolar AS, dengan pelemahan sebesar 0,05%. Won Korea juga menunjukkan performa positif dengan menguat 0,29% terhadap Dolar AS. Dolar Hong Kong pun turut menguat tipis sebesar 0,03%.
Pelemahan Dolar AS ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam menekan biaya impor dan menjaga stabilitas harga. Para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan situasi global dan domestik untuk mengantisipasi pergerakan nilai tukar di masa mendatang.




