lahatsatu.com – Keberhasilan sebuah korporasi raksasa sering kali hanya dilihat dari angka-angka pertumbuhan di laporan tahunan, kecanggihan teknologi yang digunakan, atau kemegahan fasilitas produksinya. Namun, di balik layar operasional APP Group, terdapat sebuah fakta fundamental yang jarang tersorot: kekuatan manusia yang tumbuh dan berproses bersama perusahaan selama berpuluh-puluh tahun.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap loyalitas tersebut, APP Group secara resmi memberikan penghargaan Long Service Award kepada ribuan karyawannya. Dalam periode 2021 hingga 2026, tercatat sebanyak 9.302 karyawan telah menerima apresiasi ini sebagai simbol dedikasi tanpa batas. Khusus pada tahun 2026, sebanyak 1.370 karyawan mendapatkan penghargaan atas masa bakti mereka yang mencapai rentang 20, 25, hingga 30 tahun.

Mengusung tema "A Legacy of Dedication, A Future of Possibilities", ajang penghargaan ini bukan sekadar seremoni rutin. APP Group menjadikannya sebagai momentum krusial untuk memastikan terjadinya transfer pengetahuan, nilai-nilai perusahaan, dan pengalaman berharga dari generasi senior kepada generasi muda.
Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata, menegaskan bahwa aset terbesar perusahaan bukanlah mesin atau gedung, melainkan orang-orang di dalamnya. Menurutnya, perusahaan tidak akan pernah mencapai skala sebesar sekarang tanpa kehadiran individu-individu yang tetap teguh menghadapi berbagai perubahan zaman.
"Perusahaan menjadi besar karena orang-orang yang ada di dalamnya. Mereka yang setiap hari memberikan yang terbaik, menghadapi berbagai perubahan, dan terus berjalan bersama perusahaan," ungkap Suhendra dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa pengalaman puluhan tahun adalah aset tak ternilai yang membawa nilai kerja keras, integritas, dan keteladanan bagi masa depan perusahaan.
Kisah inspiratif datang dari Sugiono, karyawan bagian Chemical Production di PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk yang telah mengabdi selama 30 tahun. Ia telah menyaksikan transformasi industri dari era manual tahun 1990-an hingga era digitalisasi saat ini. Bagi Sugiono, kunci bertahan selama tiga dekade adalah kemampuan adaptasi dan kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan teknologi.
Senada dengan Sugiono, Teten Burhanudin, Sustainability Security Manager di PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang, menekankan pentingnya sinergi antara manusia dan teknologi. Teten menilai bahwa meskipun teknologi berkembang pesat, peran sumber daya manusia tetap menjadi penggerak utama yang harus mampu mengoperasikan dan mengarahkan teknologi tersebut.
Sementara itu, Indah Dwi Lestari dari PT Ekamas Fortuna yang telah mengabdi selama 20 tahun, menceritakan bagaimana ia tumbuh bersama perusahaan. Memulai karier dari posisi administrasi hingga kini memegang tanggung jawab di bagian supply chain yang berhubungan dengan pelanggan global, Indah merasa perusahaan telah menjadi rumah kedua baginya.
Melalui rangkaian penghargaan ini, APP Group berkomitmen untuk terus menjaga warisan pengalaman tersebut agar tidak berhenti pada pencapaian individu, melainkan menjadi fondasi kuat bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan industri di masa depan.




