lahatsatu.com – Suasana rapat Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Selasa siang mendadak diwarnai momen tak terduga bagi Purbaya Yudhi Sadewa. Di tengah berlangsungnya pertemuan penting itu, sebuah deringan telepon mengubah segalanya. Purbaya, yang saat itu masih menjabat Menteri Keuangan, baru mengetahui kabar pencopotan dirinya dari posisi strategis tersebut melalui panggilan telepon langsung dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
"Pak Prasetyo yang menelepon," ungkap Purbaya usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan Jakarta, pada hari yang sama. Ia mengakui bahwa firasat mengenai pergantian posisi sebenarnya sudah ada. Namun, kepastian informasi baru datang saat telepon tersebut berdering.

"Kami memang sudah menghitung-hitung kemungkinan, kira-kira fifty-fifty lah, tapi baru benar-benar tahu saat itu juga," jelas Purbaya, menggambarkan ketidakpastian yang ia rasakan sebelumnya.
Ketika disinggung mengenai potensi tawaran jabatan menteri kembali di masa mendatang, Purbaya dengan tegas menolaknya. Ia bahkan melontarkan candaan ringan tentang statusnya yang kini sudah "pensiun". "Sudah pensiun, ya sudahlah. Sebelumnya di LPS, di LPS pun sebenarnya sudah ingin pensiun. Kami hanya ingin membantu sebentar, setahun sudah cukup," tambahnya, menutup babak pengabdiannya di pemerintahan dengan nada santai.




