PU Bergerak Cepat, Kerahkan Alat Berat dan Tim Teknis Atasi Bencana Aceh-Sumut

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) dengan mengerahkan alat berat, pompa,

Agus sujarwo

PU Bergerak Cepat, Kerahkan Alat Berat dan Tim Teknis Atasi Bencana Aceh-Sumut

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) dengan mengerahkan alat berat, pompa, material penanganan banjir, serta tim teknis. Langkah ini diambil untuk memulihkan aksesibilitas dan membantu masyarakat terdampak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa sejak laporan pertama diterima pada Selasa (25/11), unit teknis dari balai-balai di kedua provinsi tersebut langsung bergerak. Prioritas utama adalah membuka akses jalan nasional yang tertutup, mengendalikan genangan air, dan menyalurkan bantuan alat berat serta material darurat.

PU Bergerak Cepat, Kerahkan Alat Berat dan Tim Teknis Atasi Bencana Aceh-Sumut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kecepatan dan kolaborasi menjadi kunci dalam situasi darurat ini. Kementerian PU telah menggerakkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk alat berat, personel teknis, dan dukungan logistik, untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Utara dan Aceh," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Di Aceh, Kementerian PU telah menyiagakan 43 unit alat utama, termasuk alat berat, 30 pompa alkon, dan speedboat. Hingga Kamis (27/11), 20 unit alat berat telah diterjunkan untuk membersihkan sedimen, membuka akses jalan, dan mengendalikan banjir melalui pintu air pasang surut. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I juga mengerahkan excavator untuk pengerukan sedimen di saluran pembuangan di Kabupaten Aceh Utara, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan yang komprehensif.

Sementara itu, di Sumatera Utara, Kementerian PU mengerahkan 75 unit alat utama, termasuk 58 alat berat, 10 pompa alkon, dua mobil pickup, dan perahu karet. Sebanyak 21 unit alat berat telah dikerahkan untuk menangani longsor yang menutup jalur Tarutung-Sibolga, banjir di Barus dan Pangkalan Susu, serta kerusakan jembatan. BBWS Sumatera II juga berupaya membersihkan sedimen banjir bandang dan membuka jalur yang terisolasi akibat material longsor yang menutupi ruas jalan nasional.

Selain pengerahan alat berat, Kementerian PU juga mengirimkan ratusan personel tanggap darurat ke Aceh dan Sumatera Utara. Di Aceh, 121 personel diterjunkan untuk mempercepat normalisasi akses dan membantu penanganan banjir serta longsor. Sementara itu, 85 personel dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Utara. Tim ini fokus pada pembukaan akses jalan, pembersihan material longsor, dan pemulihan infrastruktur dasar.

Kementerian PU memastikan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan secara maksimal untuk melindungi masyarakat dan menjaga fungsi infrastruktur vital di wilayah terdampak bencana.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1