Produk Lokal Go Global Lewat Marketplace

lahatsatu.com – Dunia perdagangan digital kini menjadi pintu gerbang utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk merambah pasar internasional. Pemanfaatan

Agus sujarwo

Produk Lokal Go Global Lewat Marketplace

lahatsatu.com – Dunia perdagangan digital kini menjadi pintu gerbang utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk merambah pasar internasional. Pemanfaatan platform marketplace telah mengubah wajah ekspor nasional, di mana produk-produk buatan tangan dan kreativitas lokal kini mulai diminati oleh konsumen di berbagai belahan dunia.

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Perdagangan, tren positif ini terlihat dari lonjakan nilai transaksi ekspor yang difasilitasi oleh pemerintah. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM tercatat mencapai angka fantastis, yakni berkisar antara Rp6,2 triliun hingga Rp6,69 triliun atau setara dengan 347 juta dolar AS. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi ekonomi mampu memperpendek jarak antara produsen lokal dengan pembeli global.

Produk Lokal Go Global Lewat Marketplace
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Fenomena yang paling mencolok dari data tersebut adalah keterlibatan para pemain baru. Tercatat sekitar 60 persen dari total transaksi ekspor tersebut dilakukan oleh pelaku usaha yang baru pertama kali mencoba peruntungan mereka di pasar mancanegara. Hal ini mengindikasikan bahwa hambatan masuk ke pasar global yang dulunya dianggap sangat tinggi, kini mulai terkikis berkat kemudahan akses melalui teknologi digital. Para pengusaha kecil yang sebelumnya hanya berjualan di pasar domestik, kini mulai berani mengirimkan paket mereka ke negara-negara tetangga seperti Singapura, Filipina, Thailand, hingga Brunei Darussalam.

Secara makro, performa ekspor Indonesia secara keseluruhan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang menjanjikan. Pada rentang waktu yang sama, nilai ekspor nasional menyentuh angka 193,64 miliar dolar AS, mengalami kenaikan sebesar 4,74 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sektor nonmigas turut memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan sebesar 5,48 persen, mencapai nilai 185,63 miliar dolar AS.

Khusus pada bulan Agustus 2026, performa ekspor Indonesia bahkan menunjukkan akselerasi yang lebih tinggi. Nilai ekspor tercatat sebesar 26,61 miliar dolar AS, naik 6,72 persen dibandingkan Agustus 2025. Pertumbuhan ini didorong kuat oleh sektor nonmigas yang melonjak 7,23 persen menjadi 25,62 miliar dolar AS.

Menyikapi momentum emas ini, pemerintah terus mendorong para pelaku UMKM agar tidak hanya sekadar berjualan, tetapi juga meningkatkan standar kualitas produk mereka. Penggunaan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan optimalisasi marketplace, menjadi kunci agar produk lokal tetap kompetitif. Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan nyata melalui fasilitasi sertifikasi barcode bekerja sama dengan GS1 Indonesia. Langkah ini bertujuan agar produk pangan kemasan dan produk kecantikan lokal lebih mudah menembus rak-rak ritel modern di luar negeri. Dengan sinergi antara teknologi dan peningkatan kualitas, produk asli Indonesia diharapkan mampu menjadi pemain utama di panggung ekonomi dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar