Pertamina Awasi Ketat Distribusi LPG 3 Kg di Palembang

Palembang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) gencar melakukan pengawasan rutin terhadap penyaluran LPG 3 kilogram di Palembang. Langkah ini bertujuan memastikan

Agus sujarwo

Pertamina Awasi Ketat Distribusi LPG 3 Kg di Palembang

Palembang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) gencar melakukan pengawasan rutin terhadap penyaluran LPG 3 kilogram di Palembang. Langkah ini bertujuan memastikan subsidi tepat sasaran sesuai Perpres Nomor 104 Tahun 2007, Nomor 38 Tahun 2019, dan Nomor 70 serta 71 Tahun 2021. Regulasi tersebut secara tegas membatasi penggunaan LPG 3 kg hanya untuk rumah tangga miskin terdaftar, usaha mikro, nelayan, dan petani yang telah terverifikasi.

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menyatakan Pertamina terus memantau pangkalan-pangkalan LPG untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran. "Selain pengawasan, kami juga gencar mensosialisasikan penggunaan LPG 3 kg yang tepat guna mendukung transformasi subsidi," ujar Nikho.

Pertamina Awasi Ketat Distribusi LPG 3 Kg di Palembang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pertamina, lanjut Nikho, telah menginstruksikan seluruh agen dan pangkalan untuk mematuhi regulasi yang berlaku. Pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas. Konsumsi LPG harian di Palembang rata-rata mencapai 217 metrik ton. "Masyarakat juga kami ajak turut mengawasi dan melaporkan penyalahgunaan LPG bersubsidi melalui Contact Center Pertamina 135," imbuhnya.

Nikho mengimbau masyarakat mampu dan usaha menengah ke atas untuk beralih ke LPG non-subsidi Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg agar subsidi tepat sasaran.

Hal senada disampaikan Yulianto, pemilik pangkalan LPG di Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu. Ia menyatakan penyaluran LPG 3 kg di wilayahnya lancar tanpa antrean. "Pembelian sesuai prosedur, menggunakan KTP," ujarnya.

Sementara itu, Marini, seorang konsumen, mengaku membeli LPG 3 kg di pangkalan dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp18.500 per tabung. Satu tabung cukup untuk kebutuhan rumah tangganya selama seminggu. Ia pun mengaku tak kesulitan mendapatkan LPG 3 kg.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar