Perlambatan Belanja Konsumen Ancam Transaksi E-Commerce

Jakarta – Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperingatkan potensi perlambatan transaksi e-commerce di Indonesia akibat penurunan daya beli masyarakat. Data konsumsi

Agus sujarwo

Perlambatan Belanja Konsumen Ancam Transaksi E-Commerce

Jakarta – Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperingatkan potensi perlambatan transaksi e-commerce di Indonesia akibat penurunan daya beli masyarakat. Data konsumsi rumah tangga yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan signifikan.

Nailul Huda, ekonom CELIOS, mengungkapkan konsumsi rumah tangga yang sebelumnya berada di atas 5% pada 2018-2019, kini turun menjadi 4,9%. Ia menyoroti penurunan daya beli kelas menengah sebagai faktor utama. "Penurunan daya beli kelompok ini berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi digital," tegas Nailul dalam diskusi Indonesia Digital Economy Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (19/12).

Perlambatan Belanja Konsumen Ancam Transaksi E-Commerce
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

Meskipun Kementerian Perdagangan memproyeksikan transaksi belanja online tahun ini mencapai Rp 487 triliun, meningkat dari Rp 453 triliun di tahun sebelumnya, pertumbuhan tahunan diperkirakan melambat. Data Lahatsatu menunjukkan potensi pasar mendekati titik jenuh atau normalisasi pertumbuhan. Jumlah pengguna e-commerce memang diprediksi naik 11,9% menjadi 65,65 juta pada 2024 dari 58,63 juta di tahun lalu, dan persentase UMKM yang berdagang online mencapai 37,79%.

Laporan Google, Temasek, dan Bain ("e-Conomy SEA 2024") memperkirakan transaksi e-commerce di Indonesia mencapai US$ 65 miliar atau sekitar Rp 1.027 triliun (kurs Rp 15.805 per US$) tahun ini, meningkat 11% dibandingkan tahun lalu. Namun, angka ini tetap menunjukkan perlambatan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pesat selama pandemi.

Kesimpulannya, meskipun nilai transaksi e-commerce masih menunjukkan peningkatan, perlambatan daya beli masyarakat menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan sektor ini di masa mendatang. Para pelaku bisnis e-commerce perlu mengantisipasi tren ini dengan strategi yang tepat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1