lahatsatu.com – Kabar penting bagi jutaan rumah tangga pengguna tabung gas elpiji 3 kilogram. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap memperkenalkan era baru dengan meluncurkan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram sebagai alternatif pengganti si ‘melon’ yang selama ini menjadi kebutuhan pokok. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengisyaratkan bahwa tahapan krusial ini akan dimulai pada pekan depan, menandai langkah awal perubahan signifikan dalam penyediaan energi rumah tangga bersubsidi.
Keamanan tabung CNG 3 kg menjadi prioritas utama. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) telah menyelesaikan serangkaian pengujian menyeluruh untuk memastikan bahwa tabung pengganti ini benar-benar aman dan layak digunakan oleh masyarakat. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, membenarkan bahwa hasil pengujian di Lemigas telah menyatakan tabung CNG 3 kg memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Meskipun demikian, Laode menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah pelaksanaan uji coba langsung di tengah masyarakat, bukan langsung untuk dipasarkan. Rencananya, kota-kota besar akan menjadi lokasi prioritas untuk percobaan ini, dengan Jawa Barat disebut-sebut sebagai salah satu wilayah yang akan menjadi titik awal. Skema detail mengenai bagaimana uji coba tabung ‘Merah Putih’ ini akan diimplementasikan masih dalam tahap pembahasan intensif di internal pemerintah.
Pemerintah belum dapat




