Nunukan, Kalimantan Utara – Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tetap aman dan pendistribusian berjalan normal. Jaminan ini diberikan menyusul insiden kecelakaan pesawat kargo yang mengangkut BBM satu harga di wilayah tersebut.
Melalui koordinasi intensif antara Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan PT Patra Logistik, pengiriman BBM ke Krayan kembali dilakukan sesuai jadwal. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa pengiriman BBM telah dilakukan menggunakan pesawat Air Tractor AT-802 untuk mendistribusikan Pertalite ke SPBU 3T Krayan pada hari Sabtu.

"Berkat koordinasi dan upaya terbaik dari seluruh tim serta sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan Patra Logistik, proses administrasi dan operasional pengiriman berjalan lancar, sehingga pasokan BBM ke Krayan tetap terjaga," ungkap Edi dalam keterangannya pada Minggu (22/2/2026).
Pertamina Patra Niaga menjamin stok BBM di Krayan dalam kondisi aman dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga keberlanjutan Program BBM Satu Harga di wilayah perbatasan dan daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal), memastikan akses energi yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memantau dan memastikan ketersediaan serta pendistribusian energi selama bulan Ramadan. "Salah satu langkah percepatan yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan ini juga bertujuan untuk menyediakan energi dan mendukung masyarakat agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, dengan ketersediaan energi yang mencukupi," pungkas Roberth.




